Budaya organisasi merupakan salah satu elemen fundamental dalam membentuk perilaku kolektif yang mendukung pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks manajemen modern, budaya organisasi yang kuat mampu menjadi pondasi bagi keberhasilan inovasi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model penguatan budaya organisasi yang efektif guna menunjang keberhasilan inovasi di tingkat manajerial, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan yang semakin cepat. Studi ini dilatarbelakangi oleh realitas di banyak organisasi Indonesia yang memiliki struktur manajerial mapan, namun kurang mampu mengadopsi inovasi karena lemahnya internalisasi nilai budaya organisasi. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan teknik studi kasus pada beberapa organisasi sektor publik dan swasta. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga elemen utama dalam penguatan budaya organisasi untuk mendukung inovasi manajerial, yaitu kepemimpinan transformasional, komunikasi nilai budaya secara berkelanjutan, dan integrasi budaya dalam sistem manajemen sumber daya manusia. Ketiga elemen ini membentuk sinergi yang mampu mendorong keterbukaan terhadap ide baru dan keberanian mengambil risiko secara terukur. Penelitian ini menghasilkan model konseptual berbasis praktik yang dapat dijadikan pedoman dalam menyusun strategi penguatan budaya organisasi. Implikasi dari penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pimpinan organisasi dan manajer sumber daya manusia dalam mengelola perubahan serta menciptakan lingkungan kerja yang inovatif dan adaptif.