Fahrudin Fahrudin
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Belajar Berdasarkan Cerita Sebagai Alternatif Guru PAI Mengajar: Suara Dan Pandangan Siswa SMK Tunas Harapan Plupuh Sragen Fahrudin Fahrudin; Mahasri Shobahiya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi suara dan pandangan siswa terhadap penggunaan pembelajaran berbasis cerita sebagai alternatif strategi mengajar dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Tunas Harapan Plupuh Sragen. Latar belakang penelitian ini berangkat dari tantangan pembelajaran PAI yang masih didominasi metode ceramah, yang cenderung monoton dan kurang menyentuh aspek afektif siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif eksploratif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap 12 siswa dan 1 guru PAI. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan berbasis cerita mampu meningkatkan keterlibatan emosional, memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam secara kontekstual, serta menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, reflektif, dan bermakna. Cerita dianggap lebih mudah dipahami dan diingat karena relevan dengan pengalaman personal siswa, serta mampu menghubungkan ajaran agama dengan realitas kehidupan sehari-hari mereka. Meskipun demikian, efektivitas metode ini sangat dipengaruhi oleh keterampilan guru dalam menyampaikan cerita, pemilihan materi yang kontekstual, serta suasana kelas yang mendukung partisipasi aktif. Penelitian ini menekankan pentingnya inovasi pedagogis yang berbasis pada student voice sebagai landasan pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih partisipatif, humanistik, dan transformatif. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi guru dan institusi pendidikan Islam dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya mentransmisikan nilai, tetapi juga memanusiakan proses belajar bagi generasi muda.