Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Variasi Ukuran Mata Jaring terhadap Hasil Tangkapan Bottom Gill Net di Perairan Desa Kojadoi, Kabupaten Sikka Sukardi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1894

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh variasi ukuran mata jaring (2,5 inci dan 3 inci) terhadap hasil tangkapan jaring insang dasar (bottom gill net) di perairan Desa Kojadoi, Kabupaten Sikka, selama 12 hari operasional. Hasil total tangkapan adalah 556 ekor ikan dari 5 spesies utama, didominasi oleh Ikan Baronang (Siganus canaliculatus) sebesar 30,58%. Secara kuantitas, mata jaring 2,5 inci lebih efektif menangkap 380 ekor ikan dibandingkan 176 ekor oleh mata jaring 3 inci, menunjukkan produktivitas 2,16 kali lebih tinggi. Analisis statistik menggunakan paired sample t-test mengkonfirmasi perbedaan signifikan baik pada berat total hasil tangkapan (p = 0,048) maupun jumlah individu (p < 0,001) antara kedua ukuran mata jaring. Hal ini menunjukkan bahwa ukuran mata jaring yang lebih kecil (2,5 inci) secara signifikan lebih efektif dalam meningkatkan hasil tangkapan di wilayah penelitian, meskipun mata jaring 3 inci menunjukkan selektivitas yang lebih baik untuk ikan berukuran lebih besar. Pemilihan ukuran mata jaring yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan hasil tangkapan sekaligus mempertahankan keberlanjutan sumber daya ikan.