Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektifitas Pengaruh Teknik Relaksasi Benson Pada Kecemasan Pra Operasi Adek Kurnia Sari Mansyar; Imam Syahrudin; Rahmadani Fitria; Suhar Suhar; Bayhakki Bayhakki
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1906

Abstract

Preoperatif anxiety merupakan salah satu tantangan utama dalam prosedur pembedahan yang dapat memengaruhi status hemodinamik pasien. Kecemasan ini dapat meningkatkan aktivitas sistem saraf simpatis, yang berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, frekuensi jantung, dan tingkat stres fisiologis secara keseluruhan (Johns, 2020). Hal ini dapat berujung pada peningkatan risiko komplikasi intraoperatif dan pascaoperatif, yang akhirnya berdampak pada lamanya pemulihan dan tingkat kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan. Metode non-farmakologis seperti teknik relaksasi Benson telah banyak digunakan untuk mengurangi kecemasan preoperatif. Teknik ini bekerja dengan menginduksi respons relaksasi melalui pengurangan aktivitas sistem saraf otonom. Respons relaksasi yang dihasilkan oleh teknik ini berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah, frekuensi jantung, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis pasien sebelum prosedur bedah dilakukan. Setelah dilakukan pengkajian, penegakan diagnosis keperawatan, penyusunan intervensi, implementasi, dan evaluasi terkait penerapan terapi relaksasi benson pada pasien pre operasi, maka diketahui pasien menunjukkan tanda dan gejala kecemasan seperti merasa khawatir, takut, kesulitan tidur, pusing, tampak gelisah, tegang, tremor, tekanan darah meningkat, nadi meningkat, dan frekuensi pernapasan juga meningkat. Didukung dengan hasil skor HARS 12 yang berarti bahwa pasien mengalami kecemasan sedang. Pasien mengalami kecemasan karena akan menjalani tindakan operasi untuk yan]g pertama kalinya.