Pendidikan memegang peranan penting sebagai pondasi utama dalam membentuk generasi yang cerdas, berpikir kritis, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran diferensiasi terhadap kemampuan berpikir komputasi dan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksprimen yang melibatkan dua kelas sampel yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan berupa pembelajaran difernsiasi dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas XII SMA Negeri 1 Sedayu dan sampel pada penelitian ini adalah kelas XII MIPA 4 dan kelas XII IPS 4. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir komputasi dan angket minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan independent sample t-test dan uji mann-whitney u test setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Dari hasil uji independent sample t-test, didapat nilai signifikasi 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pebedaan rata-rata kemampuan berpikir komputasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberikan perlakuan. Sedangkan berdasarkan hasil uji mann-whitney u test, juga didapat nilai signifikasi sebesar 0,001 < 0,05. Artinya pembelajaran diferensiasi lebih berpengaruh terhadap minat belajar siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi berpengaruh terhadap kemampuan berpikir komputasi dan minat belajar siswa.