Yayan Heru Haerudin Haerudin
Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Analisis Efisiensi Lintasan Produksi Sepatu Menggunakan Metode Ranked Positional Weight (RPW) di PT Metro Pearl Indonesia Nawal Samirah Samirah; Yayan Heru Haerudin Haerudin; Osep Hijuzaman Hijuzaman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2168

Abstract

Ketidakseimbangan lintasan produksi merupakan salah satu permasalahan krusial dalam industri manufaktur karena berdampak pada rendahnya efisiensi dan meningkatnya waktu menganggur (idle time). PT Metro Pearl Indonesia, perusahaan manufaktur sepatu, mengalami permasalahan tersebut pada lini produksi sepatu model NM 4890 di bagian sewing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan efisiensi lintasan produksi menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW). Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, time study, dan studi dokumentasi. Analisis data mencakup perhitungan waktu siklus, waktu normal, waktu baku, serta evaluasi efisiensi, idle time, dan balance delay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lintasan produksi eksisting terdiri dari 20 stasiun kerja dengan efisiensi sebesar 65,32% dan idle time sebesar 41,10 menit. Setelah dilakukan perbaikan menggunakan metode RPW, jumlah stasiun kerja dapat dikurangi menjadi 11. Pada pendekatan RPW dari proses akhir ke awal (Percobaan 1), efisiensi lintasan meningkat menjadi 86,66%, idle time turun menjadi 18,04 menit, dan balance delay menurun menjadi 13,34%. Sementara pada pendekatan dari awal ke akhir (Percobaan 2), efisiensi tercatat sebesar 86,39%. Dengan demikian, metode RPW terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi lintasan produksi dan dapat dijadikan strategi dalam optimalisasi proses manufaktur.