Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam praktik supervisi akademik kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di MTs Al-Falah Cicalengka Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa kepala madrasah telah menginisiasi lima program supervisi akademik, yaitu supervisi tahunan berbasis perencanaan kelembagaan, supervisi bulanan dengan pendekatan coaching dan mentoring, workshop tematik sesuai kebutuhan guru, forum refleksi diri guru PAI, serta pembinaan ruhiyah guru melalui kegiatan keagamaan rutin. Pelaksanaan supervisi ini menunjukkan kontribusi positif terhadap penguatan profesionalisme guru PAI, baik dalam aspek pedagogik, pengembangan strategi pembelajaran, maupun internalisasi nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran. Namun demikian, peneliti juga menemukan sejumlah hambatan substantif yang menghambat efektivitas supervisi akademik, seperti keterbatasan manajemen waktu kepala madrasah, lemahnya kompetensi guru dalam menyusun perangkat ajar, belum optimalnya penguasaan teknik coaching, minimnya dokumentasi supervisi, hingga rendahnya partisipasi aktif guru dalam program pengembangan diri. Temuan penelitian ini selaras dengan teori supervisi akademik partisipatif dan transformatif dalam manajemen pendidikan Islam, yang menempatkan supervisi tidak hanya sebagai instrumen pengawasan administratif, tetapi juga sebagai sarana pembinaan profesional secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi supervisi akademik di madrasah dapat dilakukan melalui penguatan pola supervisi partisipatif, pelatihan teknik coaching bagi kepala madrasah, pengembangan sistem dokumentasi supervisi, serta revitalisasi program pembinaan ruhiyah yang berkelanjutan. Peneliti merekomendasikan agar madrasah lebih memfokuskan supervisi akademik pada aspek pembinaan karakter dan kompetensi guru secara holistik guna mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam.