Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pengetahuan Remaja tentang Kehamilan Usia Remaja di SMPN 21 Pekanbaru Tahun 2025 Yossi Sari; Rita Afni; Cecen Suci Hakameri; Een Husana; Rina Yuliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2351

Abstract

Kehamilan di usia remaja masih menjadi persoalan serius dalam bidang kesehatan reproduksi, karena dapat menimbulkan dampak buruk bagi remaja baik secara fisik, mental, maupun sosial. Minimnya pengetahuan remaja terkait kehamilan dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan. Hal ini penting untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi tingkat pengetahuan remaja mengenai kehamilan pada usia dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi, tingkat pendidikan orang tua, lingkungan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan media sosial terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang kehamilan usia remaja di SMPN 21 Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik dan rancangan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 138 siswa yang diambil dengan teknik stratifide random, penelitian ini dilakukan pada tanggal 21- 23 Mei 2025 di SMPN 21 Pekanbaru. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sosial ekonomi (p=0,017), pendidikan orang tua (p=0,012), lingkungan keluarga (p=0,000), teman sebaya (p=0,002), dan media sosial (p=0,000) dengan pengetahuan remaja tentang kehamilan. Kesimpulannya, faktor-faktor tersebut memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman remaja tentang kehamilan usia muda. Diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan media dalam memberikan edukasi yang komprehensif.