Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis strategi perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan dalam pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga untuk menarik minat wisatawan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara dengan beberapa responden dengan cara tanya jawab, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan objek wisata Pantai Dulanga belum maksimal dalam penerapan prencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Pada tahap perencanaan masih terdapat keterbatasan anggaran, fasilitas tempat wisata yang belum memadai, kurangnya Sumber Daya Manusia dan pelatihan untuk pengelola tempat wisata serta media promosi yang belum meluas. Sehingga hal ini tentu menjadi fokus pemerintah desa Bongo kedepannya agar mencari solusi untuk memperbaiki kendala yang dihadapi. Pada tahap pelaksanaan pemerintah desa Bongo terutama pengelola sudah melakukan yang terbaik sesuai dengan perencanaan atau strategi atau kerjasama dengan bebagai pihak. Namun dari segi fasilitas memang masih minim, selain itu juga pemerintah perlu melibatkan masyarakat sekitar terutama para pemuda dalam mengelola objek wisata pantai Dulanga. Diharapkan kedepannya pelaksanaan pengelolaan bisa sejalan dengan perencanaan yang telah disusun. Pada tahap pengawasan pemerintah desa Bongo telah melakukan pengawasan dan evaluasi tindak lanjut setiap 6 bulan sekali dan rapat untuk tindak lanjut perbaikan fasilitas objek wisata. Namun menurut pengunjung dan masyarakat memang tindak lanjut evaluasi belum terlihat, sehingga pemerintah desa perlu melibatkan masyarakat dan pengunjung dalam evaluasi tindak lanjut dari objek wisata Pantai Dulanga.