Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak dan Sosialisasi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak pada Pelaku UMKM di Kabupaten Tapanuli Utara Audrey M. Siahaan; Vebry M Lumban Gaol; Halomoan Sihombing; Verry
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara pengetahuan wajib pajak, sosialisasi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak.. Variabel independen pengetahuan wajib pajak, sosialisasi pajak dengan variabel dependen yaitu kepatuhan wajib pajak. Data primer akan dikumpulkan dengan cara melakukan penyebaran kuisioner secara online (google form). Penilaian Kuisioner menggunakan skala likert. Jumlah sampel yaitu 60 responden yang terdapat di daerah Kabupaten Tapanuli Utara dan para pelaku UMKM.. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak di kabupaten tapanulinutara demikian juga dengan variabel sosialisasi pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak di kabupaten tapanuli Utara. Pengetahuan wajib pajak dan sosialiasi pajak lebih ditingkatkan lagi dan lebih disosialisasikan kepada para pelaku usaha UMKM karena dengan kepatuhan wajib pajak maka penerimaan negera melalui sektor pajak akan meningkat.
OPTIMALISASI QRIS SEBAGAI INSTRUMEN PEMBAYARAN DIGITAL BAGI UMKM PENENUN ULOS PADA LPK ANUGRAH PEMATANGSIANTAR Yolanda N Silaban; Chrisnova Hasugian; Frederick Saroha Silaban; Vebry M. Lumban Gaol; Halomoan Sihombing; Verry; Sabriana R Simanjuntak
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi urgensi dalam meningkatkan daya saing dan inklusi keuangan. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) hadir sebagai sistem pembayaran terintegrasi yang mendorong efisiensi transaksi dan transparansi keuangan. Namun, adopsi QRIS pada UMKM penenun ulos di LPK Anugrah Pematangsiantar masih tergolong rendah akibat keterbatasan literasi digital dan pemahaman manajerial. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan QRIS sebagai instrumen pembayaran digital melalui edukasi, pendampingan teknis, dan monitoring implementasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik penggunaan QRIS, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap sistem pembayaran digital serta meningkatnya kesiapan UMKM dalam mengimplementasikan QRIS pada transaksi usaha. Optimalisasi QRIS tidak hanya meningkatkan efisiensi pembayaran, tetapi juga memperkuat pencatatan keuangan dan memperluas akses pasar. Dengan demikian, digitalisasi pembayaran menjadi strategi strategis dalam penguatan ekosistem UMKM berbasis ekonomi kreatif lokal.
Prosedur Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi Melalui DJP Online E-Filing Pada KPP Pratama Medan Barat: Pengabdian Vebry M Lumban Gaol; Audrey M. Siahaan; Halomoan Sihombing; Frederick S. Silaban; Verry
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5509

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi dalam melaporkan SPT Tahunan melalui sistem DJP Online e-Filing di KPP Pratama Medan Barat serta meningkatkan literasi perpajakan dan literasi digital masyarakat. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi lapangan, asistensi langsung, serta edukasi prosedur pelaporan yang berlangsung selama Februari–April 2025. Tim pelaksana yang terdiri dari dosen dan mahasiswa berperan sebagai relawan pajak yang membantu proses pengecekan dokumen, pengisian formulir 1770S dan 1770SS, verifikasi data, hingga memastikan wajib pajak menerima Bukti Penerimaan Elektronik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan secara langsung efektif membantu wajib pajak memahami prosedur pelaporan, mengurangi kesalahan pengisian, serta meningkatkan kesadaran pelaporan tepat waktu. Kendala yang ditemui meliputi aspek teknis seperti gangguan sistem dan jaringan serta aspek non-teknis berupa rendahnya pemahaman digital dan administrasi perpajakan. Secara keseluruhan, program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dalam bidang perpajakan dan pelayanan publik.