Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 2 sampai 5 tahun di wilayah kerja PKM Kertapati Palembang tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pada Penelitian ini jumlah populasi 119 responden dan jumlah sampel diambil sebagian dari jumlah populasi. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer. Uji statistik yang digunakan uji chi-square. Dari hasil uji statistik didapatkan adanya hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0.006) ≤ a (0,05), adanya hubungan ASI eksklusif dengan dengan kejadian stunting, dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0.007) ≤ a (0.05), dan ada hubungan BBLR dengan persalinan dengan kejadian stunting, dengan analisis bivariat hasil uji chi-square diperoleh P value (0,011) ≤ a (0,05) Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah kesimpulan, wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan kejadian stunting.