Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kreatifitas Melalui Permainan Lego Pada Kelompok A di TKIT Mutiara Pelangi Arsiyah Arsiyah; Lily Yuntina; Delina Kasih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui kegiatan bermain Lego pada Kelompok A di TKIT Mutiara Pelangi. Kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak yang harus distimulasi sejak dini agar anak dapat bereksplorasi, berimajinasi, dan mengekspresikan diri secara optimal. Stimulasi yang tepat akan membantu anak mengembangkan potensi mereka sehingga mampu menghadapi tantangan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapan ini dilakukan secara berkesinambungan untuk memastikan adanya peningkatan dalam setiap tindakan yang diberikan kepada anak. Pelaksanaan kegiatan bermain Lego dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada anak untuk bebas berkreasi menyusun berbagai bentuk sesuai imajinasi mereka. Guru berperan sebagai fasilitator yang mendampingi, memberikan arahan ringan, serta memotivasi anak agar berani mencoba ide-ide baru. Dengan pendekatan ini, anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar melalui pengalaman langsung yang menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kreativitas yang signifikan pada anak setelah diterapkannya permainan Lego. Anak-anak terlihat lebih berani dalam mengungkapkan ide, menciptakan bentuk baru, serta menampilkan hasil karyanya dengan penuh percaya diri. Selain itu, mereka juga mulai menunjukkan sikap mandiri dan kemampuan bekerja sama saat menyusun Lego bersama teman-temannya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan bermain Lego merupakan alternatif model pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi kreativitas anak usia dini. Aktivitas ini tidak hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga melatih keterampilan sosial, motorik halus, serta kemampuan berkomunikasi. Oleh karena itu, guru PAUD disarankan untuk memanfaatkan permainan Lego sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan.