Refisi Apriliani Zega
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Orangtua Balita Tentang Ispa Di Puskesmas Pembantu Tanjung Anom Wilayah Kerja Gunung Tinggi Tahun 2024 Refisi Apriliani Zega
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3652

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit yang menyerang balita yang terjadi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus penderita akan mengalami demam, batuk, dan pilek berulang. Pengetahuan ibu sangat memengaruhi kejadian ISPA pada balita. Ibu yang tidak mengetahui tanda dan gejala ISPA pada balita tidak akan mengetahui bahwa anak terkena ISPA dan bagaimana cara pencegahan ISPA. Hasil survei awal di Puskemas Pembantu Tanjung Anom Wilayah Kerja Gunung Tinggi didapatkan jumlah balita yang terkena ISPA pada tahun 2023 sebanyak 1.745 balita, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui tingkat pengetahuan orangtua balita tentang ISPA. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan orangtua balita tentang ISPA di Puskemas Pembantu Tanjung Anom Wilayah Kerja Gunung Tinggi Tahun 2024. penelitian ini menggunakan desain deskriprif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian sebanyak 1.745 responden dimana teknik pengambil sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 91 orangtua orangtua di Puskemas Pembantu Tanjung Anom. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner serta observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan kurang berdasarkan usia 26-35 tahun sebesar 42,9%, pendidikan SD berpengetahuan kurang sebesar 39,6% dan pekerjaan IRT berpengetahuan kurang sebesar 39,6%. Diharapkan kepada orangtua balita dapat mengikuti kegiatan penyuluhan mengenai deteksi dini tentang ISPA yang di programkan oleh puskesmas, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, rutin melakukan imuniasi pada balita, dan tetap menjaga sirkulasi udara di lingkungan rumah.