Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share untuk Meningkatkan Kemampuan Seni Nagham Al-Qur’an Maqam Bayyati pada Santriwati Pondok Pesantren Al-Akromah Tegal Timur Kota Tegal Olivia Silmy Zumrudah; Maufur Maufur; Basukiyatno Basukiyatno
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3655

Abstract

Nagham Al-Qur’an adalah seni membaca Al-Qur’an dengan lagu. Membaca Al-Qur'an dengan lagu yang indah dan suara yang merdu akan memberikan ketenangan jiwa dan ketenteraman hati, baik bagi pembaca maupun pendengarnya. Namun, pengajaran Nagham Al-Qur’an di Pondok Pesantren masih menggunakan model klasikal yang kurang membuat santri aktif dalam belajar serta hasil capaian yang belum maksimal. Penelitian ini memaparkan hasil penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan kemampuan seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor penyebab kurang aktifnya santriwati dalam pembelajaran Nagham Al-Qur’an, memaparkan implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share mata ajar seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal, dan menjabarkan hasil dan dampak dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share untuk meningkatkan kemampuan seni Nagham Al-Qur’an pada santriwati pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengambil lokasi di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Akromah Kota Tegal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk memastikan data terhadap fokus yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab kurang aktifnya santriwati dalam pembelajaran Nagham Al-Qur’an terbagi menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari motivasi, Kesehatan fisik, dan rendahnya self-esteem, sedangkan faktor eksternal meliputi model pembelajaran yang kurang variatif dan kurangnya pembiasaan kerja kelompok atau diskusi di kalangan santri. Adapun penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share pada kelas seni Nagham Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Akromah Kota Tegal terbagi menjadi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hasil implementasi model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share pada kelas seni Nagham Al-Qur’an berdampak sangat baik pada peningkatan kompetensi Nagham, Al-Qur’an, dengan nilai capaian rata-rata kelas yang mengakami kenaikan signifikan dari dua periode yang telah dituntaskan. Diharapkan Pondok Pesantren dan seluruh elemennya untuk saling bersinergi mengembangkan model pembelajaran yang inovatif sehingga bakat-bakat santriwati dalam seni nagham Al-Quran dapat terakomodir dan terfasilitasi dengan maksimal.
Dampak Bullying Verbal Terhadapperkembangan Akademik Peserta Didik: Studi Kasus Melalui Perspektif Guru Bimbingan dan Konseling dan Orang Tua Cesiella Nurul Zahwa; Maufur Maufur; Mulyani Mulyani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.15652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh bullying verbal terhadap perkembangan akademik peserta didik kelas X di SMK Harapan Bersama Kota Tegal melalui perspektif guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta orang tua. Bullying verbal yang berupa ejekan, penghinaan, dan ancaman merupakan fenomena yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis maupun akademik bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru BK dan orang tua peserta didik yang menjadi korban bullying verbal. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menelaah pola, makna, dan keterkaitan antar temuan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying verbal berdampak negatif terhadap perkembangan akademik peserta didik, yang ditandai dengan menurunnya motivasi belajar, konsentrasi, kepercayaan diri, serta prestasi akademik. Selain itu, faktor lingkungan sekolah, keluarga, dan karakteristik individu turut mempengaruhi terjadinya bullying verbal. Guru BK dan orang tua memandang bahwa penanganan bullying memerlukan kerja sama yang berkelanjutan melalui pendampingan, konseling, serta penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan suportif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying di lingkungan pendidikan.