Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) dalam air minum terhadap karakteristik organoleptik daging ayam broiler, meliputi warna, keempukan, cita rasa, dan aroma. Penelitian ini dilaksanakan selama 5 minggu menggunakan 100 ekor ayam broiler strain CP 707 yang dibagi dalam 4 perlakuan (P0: kontrol, P1: 4,5 g/L, P2: 6 g/L, P3: 7,5 g/L) dengan masing-masing 5 ulangan. Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diuji lanjut dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk berpengaruh tidak nyata terhadap warna daging (P>0,05), namun berpengaruh sangat nyata terhadap keempukan (P<0,01), serta berpengaruh nyata terhadap cita rasa (P<0,05), dan berpengaruh sangat nyata terhadap aroma (P<0,01). Perlakuan P3 (7,5 g/L) menghasilkan nilai tertinggi pada parameter keempukan, aroma, dan cita rasa. Kesimpulannya, ekstrak daun katuk dapat meningkatkan kualitas organoleptik daging ayam broiler, terutama dalam hal keempukan, aroma, dan cita rasa, namun tidak memengaruhi warna daging.