Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Etika Bisnis Islam Dalam Mengungkap Keuntungan Usaha Nani Hamdani Amir; Nur Nilawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4159

Abstract

This study aims to examine in depth how mixed traders apply the principles of Islamic business ethics, particularly in the aspect of Honesty in disclosing business profits, which can contribute to achieving blessings in profits. This study uses a descriptive qualitative approach with a focus on 20 mixed traders using a purposive sampling technique. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that this study aims to examine the implementation of Islamic business ethics principles in trading practices, particularly in terms of profit disclosure. Principles such as monotheism, balance, free will, responsibility, and truth become the moral foundation in trading activities that not only pursue material profits, but also blessings as a form of happiness in this world and the hereafter. The findings show that although most traders have not implemented a formal record-keeping system, they have informal mechanisms tailored to their capabilities. Disclosure of profits is done contextually and reflects the values of justice ('adl), trustworthiness, and benefit ( al-maslahah ). In addition, traders tend to set reasonable profit margins to maintain customer satisfaction. This reflects the integration between spiritual values and economic practices in realizing Islamic business ethics that are just and sustainable.
Upaya Pelestarian Budaya Lokal Ada’ Tuho Dalam Festival Budaya Sebagai Akselerasi Pemajuan Kebudayaan Di Kecamatan Ulumanda Majene Muhammad Irfan; Hardiyanti Alimuddin; Nani Hamdani Amir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4418

Abstract

Kecamatan Ulumanda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, memiliki kekayaan budaya yang tinggi meskipun infrastrukturnya terbatas dan akses ke wilayah ini cukup sulit. Salah satu budaya yang masih dijunjung tinggi adalah Ada’ Tuho, sebuah sistem adat yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat lokal. Adat ini meliputi aturan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pernikahan, pertanian, upacara kematian, hingga penanganan perkara hukum. Di tengah tantangan budaya modern dan pengaruh dari luar, nilai-nilai Ada’ Tuho mengalami kemunduran, terutama dalam pemahaman generasi muda. Komunitas Sulbar Culture bersama pemerintah setempat menginisiasi Festival Ada’ Tuho untuk melestarikan budaya ini. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pelestarian budaya melalui festival dan pengaruhnya dalam membentuk karakter dan identitas masyarakat. Pendekatan budaya yang diangkat diharapkan tidak hanya memperkuat pemahaman budaya lokal tetapi juga menjadi sarana edukasi yang menyeluruh bagi generasi muda. 
Pengaruh Brand Image dengan Loyalitas Nasabah BSI Polewali Mandar terhadap Kepuasan Sebagai Variabel Intervening Huswatun Hasanah; Nani Hamdani Amir; Rendi Rendi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAI DDI Polewali Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk, brand image, dan kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah dengan kepuasan sebagai variabel intervening pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Polewali. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya persaingan perbankan syariah di era globalisasi, sehingga BSI dituntut tidak hanya menarik nasabah baru, tetapi juga mempertahankan loyalitas nasabah lama. Sebagai bank syariah terbesar hasil merger, BSI perlu memperkuat citra, meningkatkan kualitas produk, serta memberikan layanan unggul agar tetap kompetitif, terutama di wilayah Polewali yang memiliki karakteristik pasar tersendiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi berjumlah 802 nasabah, sedangkan sampel sebanyak 394 responden ditentukan melalui rumus Slovin menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS), meliputi uji outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Selain itu, kepuasan tidak mampu memediasi pengaruh brand image terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas lebih dipengaruhi persepsi langsung nasabah terhadap citra bank, sehingga BSI perlu memperkuat reputasi dan identitas mereknya untuk meningkatkan loyalitas nasabah