Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Kadar Hemoglobin dan Feritin Serum dengan Keparahan Gejala Restless Legs Syndrome pada Pasien Hemodialisis Astrid Berlian Utami; Achmad Fauzi; Abdul Khamid; Tri Mochartini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4460

Abstract

Latar Belakang: Restless Legs Syndrome (RLS) merupakan gangguan neurologis yang sering dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisis, dengan prevalensi mencapai 20–45%. Gangguan ini ditandai oleh sensasi tidak nyaman pada tungkai yang menyebabkan dorongan kuat untuk menggerakkannya, terutama saat beristirahat. Salah satu faktor yang berperan penting dalam patogenesis RLS adalah gangguan metabolisme zat besi dan anemia. Kadar hemoglobin (Hb) dan feritin serum merupakan indikator status hematologis yang berpotensi berhubungan dengan keparahan gejala RLS.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dan feritin serum dengan keparahan gejala Restless Legs Syndrome pada pasien hemodialisis rutin.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 60 responden pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi lama menjalani hemodialisis ≥6 bulan. Data kadar hemoglobin dan feritin diperoleh dari hasil pemeriksaan laboratorium rutin, sedangkan tingkat keparahan RLS diukur menggunakan International Restless Legs Syndrome Rating Scale (IRLS). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil: Sebanyak 36 responden (60%) mengalami RLS dengan tingkat keparahan sedang hingga berat. Nilai rata-rata kadar hemoglobin responden adalah 9,8 ± 1,4 g/dL dan kadar feritin serum 187,6 ± 54,2 ng/mL. Hasil analisis menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan skor keparahan RLS (r = –0,451; p = 0,001) serta antara kadar feritin serum dengan skor RLS (r = –0,482; p < 0,001). Hal ini menunjukkan bahwa semakin rendah kadar hemoglobin dan feritin, semakin berat gejala RLS yang dialami pasien.
The Effectiveness of Alkaline Water Consumption and Walking Exercise on the Quality of Life of Diabetes Mellitus Patients at the Pratama Yakri Clinic Malik Ibrahim; Tri Mochartini
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i11.14252

Abstract

ABSTRACT In 2022, the International Diabetes Federation (IDF) recorded that 537 million adults (aged 20-79 years) or 1 in 10 people live with diabetes worldwide. Diabetes also causes 6.7 million deaths or 1 every 5 seconds. China is the country with the largest number of diabetes sufferers in the world, 140.87 million people. Furthermore, India is recorded as having 74.19 million people with diabetes, Pakistan 32.96 million, and the United States 32.22 million. Indonesia is in fifth position with the number of diabetes sufferers of 19.47 million. A person suffering from Diabetes Mellitus will have a disrupted quality of life. Apart from walking, non-pharmacological treatment that can be done by type 2 diabetes mellitus sufferers is by consuming alkaline water with a PH 8. To determine the effectiveness of consuming alkaline water and walking exercise on the quality of life of diabetes mellitus patients. Quasi experiment with a posttest group design. The sample in this study was all 40 diabetes mellitus patients at the Pratama Yakri Clinic in Jakarta in December 2023. The sampling technique uses total sampling. The majority of respondents in the intervention group had good quality of life (70.0%), in the majority group their quality of life was very poor (75.0%). Alkaline water consumption and walking exercise are effective in improving the quality of life of diabetes mellitus patients (p value 0.000).  Consuming alkaline water and walking exercise are effective in improving the quality of life of diabetes mellitus patients. It is hoped that diabetes mellitus sufferers will carry out activities such as walking and consuming alkaline water to improve their quality of life. Keywords: Walking Exercise, Alkaline Water, Diabetes Mellitus, Quality Life