Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kepuasan Penumpang Terhadap Kinerja Pelayanan KMP Samandar (Studi Kasus: Rute Waai-Umeputih) Muhammad Maulana Saparudin; Amaheka Amaheka; Juliet G. Metekohy; Dickson Siahaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang terhadap kinerja pelayanan yang diberikan oleh Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Samandar pada rute Waai-Umeputih. Kepuasan penumpang merupakan salah satu indikator penting untuk mengevaluasi kualitas layanan transportasi laut, khususnya dalam mendukung mobilitas masyarakat antarpulau di kawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada penumpang KMP Samandar. Indikator yang dievaluasi meliputi ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, kenyamanan fasilitas, keramahan awak kapal, keamanan perjalanan, dan kemudahan proses pemesanan tiket. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA) untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, penumpang merasa puas dengan kinerja pelayanan KMP Samandar, namun terdapat beberapa aspek yang masih perlu ditingkatkan, seperti kebersihan fasilitas kapal dan keteraturan jadwal keberangkatan. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada peningkatan kualitas fasilitas kapal, pelatihan awak kapal terkait pelayanan, serta optimalisasi sistem manajemen jadwal. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak pengelola KMP Samandar dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat peran transportasi laut sebagai penghubung utama antarpulau di Maluku.
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang terhadap Kinerja dan Kualitas Pelayanan di Pelabuhan Sesar, Kota Bula, Kabupaten Sbt Siti Soraya Kastella; Sammy G. M. Amaheka; Juliet G. Metekohy
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1359

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan penumpang terhadap kinerja dan kualitas pelayanan di Pelabuhan Sesar, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur. Latar belakang penelitian didasari oleh peran strategis Pelabuhan Sesar sebagai infrastruktur transportasi laut yang vital, berdasarkan hasil pengamatan awal,secara keseluruhan pelaayanan yang diberikan di pelabuhan sesar telah berjalan dengan baik. Fasilitas pelabuhan, akses pelayanan,serta berbagai aspek operasional lainnya telah mampu mendukung kebutuhan pengguna jasa. Namun demikian terdapat beberapa aspek pelayanan yang memerlukan perhatian dan peningkatan agar kualitas pelayanan dapat menjadi lebih optimal. Beberapa aspek tersebut antara lain pembelian tiket di atas kapal dan tidak melalui loket, kebersihan ruang tunggu, keteraturan area parkir kendaraan, kedispilinan petugas dalam menjalankan tugas,serta kehadiran petugas pada saat jam pelayanan. Perbaikan terhadap aspek-aspek tersebut penting dilakukan mengingat atribut pelayanan tersebut dinilai memiliki tingkat kepentingan yang tinggi bagi penumpang. Apabila aspek-aspek tersebut dapat ditingkatkan sehingga mampu memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada pengguna jasa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden yang dipilih secara acak. Data dianalisis menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk membandingkan antara persepsi kinerja pelayanan dengan tingkat kepentingan bagi pengguna jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat penilaian penumpang terhadap kualitas pelayanan di Pelabuhan Sesar Bula memperoleh skor rata-rata sebesar 87,11 %, yang termasuk dalam klasifikasi kinerja "Sangat Baik". Meskipun demikian, terdapat beberapa atribut yang perlu diprioritaskan peningkatannya karena dinilai sangat penting oleh penumpang namun kinerjanya belum maksimal, seperti kebersihan ruang tunggu, keteraturan parkir, serta kedisiplinan dan kehadiran petugas di tempat pelayanan.