Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eco-Friendly Farming: Gen Z's Farming Style By Developing Organic Pesticides Safarinda Nurdianawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4717

Abstract

The study, entitled "Eco-Friendly Farming: Gen Z Farming Style by Developing Organic Pesticides," aims to determine the level of understanding, attitudes, and abilities of Agrotechnology students at Halim Sanusi University in developing organic pesticides as a form of environmentally friendly farming. This study involved 20 students using qualitative descriptive methods through observation, interviews, and documentation. The results showed that students have a high awareness of the importance of maintaining agricultural ecosystems and quite good skills in creating organic pesticides from natural ingredients such as neem leaves, lemongrass, and garlic. The resulting organic pesticide products have proven effective in reducing pest attacks by up to 65% on horticultural crops. This study also revealed that Gen Z farming style is not only oriented towards harvest results, but also pays attention to environmental sustainability and agricultural technology innovation. These findings indicate that Agrotechnology students have the potential to become agents of change in realizing a sustainable agricultural system in the future. This research is expected to serve as a reference for the development of green-minded agricultural education and encourage the implementation of environmentally friendly innovations among the younger generation.
Efektivitas Inokulasi Rhizobium dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Pembentukan Bintil Akar pada Tanaman Kacang Hijau (Vigna Radiata L) Safarinda Nurdianawati; Reza Septianugraha
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.536

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu tanaman legum yang memiliki nilai penting dalam sistem pertanian dan pangan karena mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, serta memiliki umur panen relatif pendek. Salah satu karakteristik biologis tanaman legum adalah kemampuannya membentuk hubungan simbiotik dengan bakteri penambat nitrogen, termasuk kelompok Rhizobium dan bakteri bintil akar terkait. Simbiosis tersebut menghasilkan pembentukan bintil akar yang menjadi tempat berlangsungnya fiksasi nitrogen atmosfer. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas inokulasi Rhizobium terhadap pertumbuhan dan pembentukan bintil akar tanaman kacang hijau berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan selama periode 2019–2025. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan pendekatan deskriptif-komparatif. Literatur diperoleh dari artikel jurnal ilmiah dan buku akademik yang membahas inokulasi Rhizobium, nodulasi, fiksasi nitrogen biologis, pertumbuhan, dan produktivitas kacang hijau. Hasil kajian menunjukkan bahwa inokulasi Rhizobium secara umum memberikan kecenderungan positif terhadap pembentukan bintil akar, pertumbuhan akar dan tajuk, akumulasi biomassa, serta komponen hasil tanaman kacang hijau. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa inokulasi dapat meningkatkan jumlah bintil efektif, sedangkan keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kompatibilitas antara tanaman dan strain bakteri, keberadaan populasi rhizobia indigenous, ketersediaan fosfor dan molibdenum, dosis nitrogen, pH tanah, serta kondisi lingkungan. Dengan demikian, inokulasi Rhizobium berpotensi menjadi salah satu strategi biofertilisasi untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan nitrogen dan mendukung budidaya kacang hijau yang lebih berkelanjutan. Penggunaan inokulan yang adaptif terhadap kondisi tanah dan kompatibel dengan varietas tanaman menjadi faktor penting dalam memperoleh respons nodulasi dan pertumbuhan yang optimal.