Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Kejadian Preeklampsia Berat di RSUD Dr.Achmad Diponegoro Arum Seftiani Lestari; Dian Ika Pratiwi; Silvia Finida Hannisa; Ngaisah Tri Rahayu; Asri Fitri Yati; Rika Yuanita Pratama; Ervina Elny Frisillya Kuhuparuw
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4818

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tentang fator atau determinan yang mempengaruhi kejadian preeklampsia berat pad akehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berpengaruh pada kejadian preeklampsia sehingga diharapkan mampu memberikan gambaran pencegahan atau intervensi dalam penanganan kasus preeklampsia berat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitauf dengan metode penelitian case control. Jumlah sampel sebanyak 58 dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Data di analisis dengan uji chi-square (p < 0,05) melalui tahapan editing, coding, checking, prcessing dan cleaning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur ibu, paritas, riwayat hipertensi dan riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia berat. Dengan demikian maka upaya pencegahan preeklampsia berat harus dilakukan agar angka kejadiannya bisa diturunkan demi memberikan pengalaman kehamilan yang menyenangkan bagi setiap wanita.
Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan (Pmt) Berbahan Lokal Terhadap Kenaikan Berat Badan Pada Anak Usia 6 - 59 Bulan Wagiran Wagiran; Rudiansyah Rudiansyah; Aditiya Sardi; Rika Yuanita Pratama; Akhmad Akhmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8138

Abstract

Pendahuluan : Kekurangan gizi pada 1000 hari pertama kehidupan dapat mengakibatkan terjadinya growth faltering (gagal tumbuh) sehingga berisiko menjadi anak yang lebih pendek dari yang normal. Data dari Survei Kesehatan Indonenesia. Prevalensi balita gizi kurang (indeks BB/PB) Pada Anak Umur 0-59 Bulan di provinsi Kalimantan barat tahun 2023 sebesar 6,5% dan prevalensi balita gizi kurang di Kabupaten Sintang sebesar 4,9%. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah pra-eksperimen. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah One Group Pretest – Posttest Design. Sampel berjumlah 15 anak usia 12 - 59 Bulan dengan status gizi kurang. Intervensi berupa pemberian makanan tambahan berbahan lokal selama 28 hari dan penimbangan berat badan dilakukan pada saat awal dan minggu terakhir. Analisis yang digunakan Uji Wilcoxon.. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita setelah diberikan intervensi penelitian (p-value = 0,480). Berbagai faktor penyebab diantaranya konsumsi makanan kurang sehat seperti snak dan minuman saset sakit infeksi sepetti batuk, pilek. Kesimpulan : Tidak ada pengaruh pemberian PMT berbahan lokal dengan berat badan balita. Saran : Diharapkan meningkatkan asupan makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan berdasarkan usia, memanfaatkan bahan makanan lokal yang bergizi serta lebih telaten dan sabar saat anak menolak makan, mengurangi makanan yang kurang sehat seperti snak dan minuman saset.