Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan konseling keluarga sakinah dalam meningkatkan keharmonisan keluarga pada Klien X di Kota Kerteh, Terengganu, Malaysia, melalui pendekatan studi kasus yang berfokus pada dinamika komunikasi, pola hubungan, serta pelaksanaan nilai keagamaan dalam keluarga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai proses konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling keluarga sakinah mampu memperbaiki pola komunikasi antara suami dan istri, meningkatkan kesadaran emosional, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan bertanggung jawab melalui penanaman nilai mawaddah, rahmah, serta penguatan spiritual. Intervensi konseling dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari asesmen masalah, pembinaan keagamaan, pendampingan psikologis, hingga bimbingan dalam pengambilan keputusan keluarga, sehingga tercipta perubahan positif dalam pengelolaan konflik dan pemenuhan fungsi keluarga. Keberhasilan konseling didukung oleh adanya keterbukaan klien, komitmen dalam mengikuti proses bimbingan, serta dukungan keluarga dekat, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi tekanan lingkungan, perbedaan persepsi, dan kondisi emosional klien yang kurang stabil. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling keluarga sakinah berperan signifikan dalam membentuk keluarga yang lebih harmonis, komunikatif, dan berlandaskan nilai spiritual Islam, serta dapat menjadi model alternatif dalam penyelesaian permasalahan rumah tangga di masyarakat.