Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Angkak (Red Mold Rice) Terhadap Peningkatan Jumlah Trombosit Pada Tikus Yang Diinduksi Kloramfenikol Luthfiah Yuliani Indra; Annisa Annisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4842

Abstract

Pendahuluan: Trombositopenia merupakan keadaan trombosit di darah mengalami penurunan. Kandungan isoflavon dan lovastatin pada angkak, berpotensi menjadi terapi tambahan pada pasien DBD karena dapat meningkatkan jumlah trombosit. Metode: Penelitian ini merupakan penelitan eksperimental menggunakan metode rancangan pretest dan posttest with control group design Hasil: Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi 0,027 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa antara hari 0 dan hari 12 memiliki perbedaan yang signifikan pada masing-masing kelompok. Hasil uji annova menunjukkan nilai signifikansi untuk hari 12 sebesar 0,002. Nilai signifikansi menunjukkan nilai < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian angkak pada hari 12 memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah trombosit. Hasil uji LSD menunjukkan nilai perbedaan antar kelompok. Huruf pada angka menunjukkan perbedaan nyata. Dalam penelitian ini kontrol positif berbeda nyata dengan kelompok lainnya. Kelompok kontrol positif ini juga menunjukkan rata-rata trombosit paling rendah pada hari 0. Kelompok Perlakuan I juga menunjukkan hasil berbeda nyata dengan rata-rata jumlah trombosit paling tinggi pada pemberian angkak hari 12. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian air rebusan angkak dosis 2 g/KgBB, 1 g/KgBB, dan 0,5 g/KgBB berpengaruh dalam menaikkan jumlah trombosit tikus jantan yang diinduksi kloramfenikol.