Rayhan Yusuf Nur Wicaksono
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fintech dan Literasi Keuangan Terhadap Inklusi Keuangan Guru dan Karyawan (Studi Kasus Al Azhar Syifa Budi Solo) Rayhan Yusuf Nur Wicaksono; Dika Puspitaningrum
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4880

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengevaluasi dampak teknologi keuangan (fintech) dan literasi keuangan pada inklusi keuangan di antara para guru serta karyawan di Al Azhar Syifa Budi Solo. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan rancangan penelitian studi kasus, di mana informasi diperoleh melalui distribusi angket terstruktur kepada 143 partisipan dan diproses menggunakan analisis regresi linier ganda dengan dukungan perangkat lunak SPSS versi 27. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa teknologi keuangan (fintech) dan literasi keuangan memberikan pengaruh positif serta bermakna terhadap inklusi keuangan. Literasi keuangan terlihat sebagai faktor utama, yang menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan yang solid memungkinkan seseorang lebih efektif dalam menggunakan jasa keuangan digital. Teknologi keuangan (fintech) berkontribusi pada peningkatan keterjangkauan, kesederhanaan, dan kelancaran proses transaksi finansial, sedangkan literasi keuangan meningkatkan kemampuan membuat pilihan keuangan yang logis dan akuntabel. Secara bersama-sama, keduanya menampilkan interaksi saling mendukung yang memperluas inklusi keuangan. Secara konseptual, hasil ini menguatkan Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1991), Human Capital Theory (Becker, 1964), dan Diffusion of Innovation Theory (Rogers, 1983) yang menyatakan bahwa partisipasi keuangan yang inklusif memerlukan kesiapan teknologi serta kemampuan intelektual. Dalam aspek praktis, penelitian ini menyoroti signifikansi institusi pendidikan dalam memajukan literasi keuangan dan inklusi digital melalui kerja sama dengan penyedia teknologi keuangan (fintech) serta regulator keuangan. Penggabungan pembelajaran finansial dan penggunaan inovasi teknologi di lingkungan akademik menjadi fondasi penting untuk mencapai inklusi keuangan yang cerdas serta lestari.