Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan layanan pesan-antar makanan berbasis aplikasi di Indonesia, khususnya GrabFood, yang secara rutin menghadirkan program potongan harga dan voucher sebagai daya tarik bagi konsumen, termasuk kelompok Generasi Z yang tumbuh akrab dengan teknologi digital. Studi ini bertujuan mengukur seberapa besar diskon dan voucher yang ditawarkan GrabFood berkontribusi terhadap frekuensi pembelian produk kuliner oleh konsumen Generasi Z di Kabupaten Situbondo, baik secara terpisah maupun bersama-sama. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data dihimpun melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 399 responden Generasi Z pengguna GrabFood di Kabupaten Situbondo, dengan jumlah sampel ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik penarikan sampel purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, dilengkapi uji asumsi klasik serta pengujian hipotesis secara parsial (uji t) dan simultan (uji F). Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa diskon berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas pembelian, ditunjukkan oleh nilai t hitung 5,980 yang melampaui t tabel 1,966 pada taraf signifikansi 0,000. Voucher juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan t hitung 6,094 yang lebih besar dari t tabel 1,966 pada signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas pembelian, dibuktikan dengan F hitung 49,977 yang melampaui F tabel 3,02 pada signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,202 mengindikasikan bahwa diskon dan voucher secara bersama-sama mampu menjelaskan 20,2 persen variasi intensitas pembelian, sementara 79,8 persen sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model, seperti kualitas produk, kepercayaan merek, dan kemudahan berbelanja.