Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Dukungan Suami Dengan Motivasi Ibu Hamil Untuk Melakukan Pemeriksaan Anc Sesuai Standar (K6) Di Puskesmas Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Yulia Agustina; Iit Ermawati; Tutik Ekasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5202

Abstract

Pemeriksaan kehamilan sesuai standar (K6) merupakan indikator penting dalam upaya menurunkan angka kematian ibu. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan adalah dukungan dari suami. Suami sebagai figur utama dalam sistem dukungan sosial keluarga memiliki peran signifikan dalam membentuk motivasi ibu untuk menjaga kesehatan kehamilan. Namun, keterlibatan suami dalam praktik ANC masih bervariasi antar wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan motivasi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan ANC sesuai standar (K6) di wilayah kerja Puskesmas Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 60 ibu hamil yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memperoleh dukungan suami dalam kategori baik (71,7%) dan memiliki motivasi kuat dalam pemeriksaan ANC (65,0%). Berdasarkan uji Spearman Rank menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara dukungan suami dengan motivasi ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan sesuai standar, dengan nilai r = 0,828 dan p = 0,000 (<0,05). Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan emosional, informasional, dan instrumental dari suami meningkatkan motivasi ibu hamil untuk mengikuti pemeriksaan kehamilan sesuai standar. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan cakupan dan kualitas layanan ANC. Dukungan suami yang tinggi berperan sebagai determinan penting dalam meningkatkan motivasi ibu untuk menjaga kesehatan kehamilannya.
Studi Etnomedisin Penggunaan Tanaman Obat untuk Perawatan Pasca Melahirkan pada Suku Madura di Kelurahan KandangjatinKulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo Nur Mufidah Alfi; Tutik Ekasari; Iit Ermawati
DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan Vol. 4 No. 1 (2026): DELIMA: Jurnal Kajian Kebidanan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa (BBM) Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan pada masa nifas bertujuan untuk mencegah, mendiagnosis, dan mengobati komplikasi pada ibu nifas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan fisik dan psikis ibu dan bayi. Perawatan pasca melahirkan dapat menggunakan obat tradisional. Penelitian dilakukan pada suku Madura di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo untuk mengumpulkan data pemanfaatan tanaman obat untuk perawatan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep sehat dan sakit menurut suku Madura di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Hal ini juga bertujuan untuk mengetahui tumbuhan obat yang banyak dimanfaatkan, cara pengolahannya, dan cara pemanfaatan obat tradisional untuk perawatan nifas di Desa Kandangjati Kulon Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo. Metode dalam penelitian ini yaitu wawancara bebas, terbuka, dan mendalam yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan Relative Frequency of Citation (RFC) dan Family Importance Value (FIV), kemudian hasilnya ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel, dan diagram disertai dengan uraian penjelasan. Penelitian menemukan 37 responden yang memberikan informasi mengenai 15 spesies tanaman yang termasuk dalam 8 famili. Tanaman yang paling banyak digunakan adalah kunyit (Curcuma longa Linn). Cara pengolahan tanaman obat yang paling banyak digunakan adalah dengan diparut. Sementara itu, cara penggunaan yang paling sering dilakukan adalah dengan cara diminum