Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg. Penyakit ini dikenal sebagai silent killer karena sering tidak bergejala namun berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang berkembang adalah terapi mendengarkan murottal Al-Qur’an, yaitu metode relaksasi spiritual yang memberikan stimulasi auditori sehingga memicu pelepasan neuropeptida, mengaktivasi sistem saraf parasimpatis, dan menurunkan respons fisiologis terhadap stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mendengarkan murottal Al-Qur’an terhadap tekanan darah pasien hipertensi di RSUD Dr. Darsono Pacitan. Desain penelitian menggunakan penelitian menggunakan case descriptive study dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penentuan diagnose keperawatan, perencanaan intervensi, implementasi, serta evaluasi. Sampel penelitian terdiri dari dua pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Intervensi dilakukan dengan memutar murottal Al-Qur’an Surah Ar-Rahman selama 10–15 menit, sekali sehari, selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik pada kedua pasien setelah diberikan terapi murottal secara berkelanjutan. Kategori hipertensi pasien I menurun dari hipertensi sedang menjadi tekanan darah normal tinggi, sedangkan pasien II mengalami penurunan dari hipertensi sedang menjadi hipertensi ringan. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an memiliki potensi sebagai intervensi komplementer yang efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.