Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai Noken dalam Membangun Persatuan Distrik Urei Faisei Kabupaten Waropen Provinsi Papua Ahwad Anding; Rasid Yunus; Syarif K. Moito; Basran Sirula
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5523

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran noken sebagai simbol budaya yang memiliki fungsi strategis dalam memperkuat persatuan masyarakat Distrik Urei Faisei, Papua. Sebagai warisan budaya takbenda, noken tidak hanya merepresentasikan identitas kolektif masyarakat Papua, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang mengatur relasi antargenerasi, antarmarga, serta antarindividu dalam konteks sosial komunal. Kajian literatur menunjukkan bahwa noken berfungsi sebagai simbol identitas, penguat solidaritas, media rekonsiliasi, sarana pendidikan nilai, serta elemen integratif dalam struktur sosial masyarakat Waropen. Nilai-nilai moral seperti gotong royong, tanggung jawab, dan ketekunan ditransmisikan melalui praktik pembuatan noken yang dilakukan secara kolektif, sementara penggunaan noken dalam upacara adat berperan menjaga kohesi sosial dan legitimasi budaya. Fungsi noken dalam penyelesaian konflik menunjukkan kapasitas simbolik budaya lokal dalam memulihkan hubungan sosial secara damai. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk memahami konstruksi makna noken yang bersifat holistik dan kontekstual. Hasil kajian menegaskan bahwa noken bukan sekadar benda budaya, tetapi mekanisme sosial yang mengikat komunitas, menjaga kesinambungan nilai-nilai komunal, serta memperkuat integrasi masyarakat di tengah dinamika perubahan sosial.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural terdahap Dinamika Sosial Masyarakat Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Basran Sirula; Roni Lukum; Ahwad Anding; , Syarif K. Moito
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan multikultural terhadap dinamika sosial masyarakat Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dalam penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai praktik sosial masyarakat dalam keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan multikultural telah terintegrasi dalam kehidupan sosial masyarakat Tentena melalui praktik toleransi, empati, solidaritas, gotong royong, kesetaraan, penghargaan terhadap perbedaan, kontrol sosial, dan kearifan lokal. Nilai toleransi dan empati tampak dalam kebiasaan masyarakat saling membantu pada acara pernikahan, kedukaan, kegiatan sosial, dan tradisi Padungku tanpa membedakan agama maupun suku. Struktur sosial masyarakat juga menunjukkan kecenderungan yang relatif terbuka karena perbedaan marga, status sosial, jabatan, maupun kekayaan tidak menjadi pembatas utama dalam hubungan sosial. Selain itu, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat berperan dalam menjaga ketertiban melalui pembinaan, sosialisasi, teguran sosial, serta pengawasan bersama. Meskipun demikian, masyarakat Tentena masih menghadapi tantangan perubahan sosial akibat perkembangan teknologi, terutama pada etika komunikasi generasi muda, penggunaan bahasa daerah, dan pelestarian budaya lokal.
Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural terdahap Dinamika Sosial Masyarakat Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Sulawesi Tengah Basran Sirula; Roni Lukum; Ahwad Anding; , Syarif K. Moito
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi nilai-nilai pendidikan multikultural terhadap dinamika sosial masyarakat Kelurahan Tentena, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Dalam penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai praktik sosial masyarakat dalam keberagaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan multikultural telah terintegrasi dalam kehidupan sosial masyarakat Tentena melalui praktik toleransi, empati, solidaritas, gotong royong, kesetaraan, penghargaan terhadap perbedaan, kontrol sosial, dan kearifan lokal. Nilai toleransi dan empati tampak dalam kebiasaan masyarakat saling membantu pada acara pernikahan, kedukaan, kegiatan sosial, dan tradisi Padungku tanpa membedakan agama maupun suku. Struktur sosial masyarakat juga menunjukkan kecenderungan yang relatif terbuka karena perbedaan marga, status sosial, jabatan, maupun kekayaan tidak menjadi pembatas utama dalam hubungan sosial. Selain itu, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, dan masyarakat berperan dalam menjaga ketertiban melalui pembinaan, sosialisasi, teguran sosial, serta pengawasan bersama. Meskipun demikian, masyarakat Tentena masih menghadapi tantangan perubahan sosial akibat perkembangan teknologi, terutama pada etika komunikasi generasi muda, penggunaan bahasa daerah, dan pelestarian budaya lokal.