Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Accelerating the Clean Energy Transition: Review of Solar Energy Potential, Policy Dynamics, and Economic Challenges for Indonesia’s Net-Zero 2060 Goals Fhandy Pandey; Melly Angglena
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5530

Abstract

Indonesia has abundant solar resources yet solar photovoltaic (PV) deployment still lags behind its technical potential. This paper reviews the current status, resource potential and future development of solar energy in Indonesia with a focus on engineering aspects of grid connected and off grid PV systems. Using data and studies from 2015 to 2025, we summarize solar irradiation patterns, installed capacity growth, system performance and levelized cost of electricity for both utility scale plants and rooftop or rural applications. The analysis shows that average solar irradiation of about 4.5 to 5.0 kWh/m² per day and rapidly declining PV costs support large scale deployment, but installed capacity remains around 1 GW in 2025 and contributes only a small share of national generation. Key barriers include coal based lock in, regulatory and investment disincentives, and grid integration constraints. The paper outlines policy, technology and investment pathways needed to unlock Indonesia’s substantial solar potential and support a cleaner grid.
Kajian Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Turbin Uap Terintegrasi Rotary Dryer Dengan Pemanfaatan Sampah Campuran Di TPA Toisapu Kota Ambon: Analisis Termodinamika Dan Eksergi Gomgom T Pangaribuan; Fhandy Pandey
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7803

Abstract

Kota Ambon menghadapi permasalahan serius dalam pengelolaan sampah, di mana timbunan harian sekitar 246,74 ton melebihi kapasitas pengangkutan sebesar 185,5 ton sehingga terjadi penumpukan di beberaopa sudut kota dan TPA Toisapu dengan karakteristik sampah campuran berkadar air tinggi (sekitar 55%). Kondisi ini menurunkan nilai kalor efektif (LHV), menyebabkan pembakaran kurang stabil, dan menjadikan kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) kurang efisien. Penelitian ini mengkaji sistem PLTSa konfigurasi turbin uap konvensional dengan konfigurasi terintegrasi rotary dryer, di mana uap panas keluaran turbin (170°C, 8 bar) dimanfaatkan sebagai media pengering sekaligus pengkondensasi untuk menurunkan kadar air sampah dari 55% menjadi 12% sebelum pembakaran. Analisis termodinamika dan eksergi dilakukan untuk laju alir sampah 2,1 kg/s dengan kondisi operasi sebagaimana guna membandingkan kinerja kedua sistem PLTSa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengeringan meningkatkan LHV dari 3,26 MJ/kg menjadi 7,55 MJ/kg, menaikkan daya listrik netto dari sekitar 0,60 MW menjadi 0,943 MW, serta meningkatkan efisiensi termal dari 8,8% menjadi 10,6% dan efisiensi eksergi dari 7,5% menjadi 10,1%. Analisis eksergi mengidentifikasi boiler sebagai sumber utama destruksi eksergi (sekitar 6,158 MW atau 66,7% dari total 9,232 MW), diikuti oleh rotary dryer dan turbin, sementara kontribusi pompa sangat kecil. Secara keseluruhan, konsep integrasi rotary dryer ini secara signifikan meningkatkan pemanfaatan energi dan eksergi dari sampah campuran serta mendukung pengelolaan sampah dan energi yang lebih berkelanjutan di wilayah pesisir seperti Ambon