Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Generative AI Dan Hyper Personalisasi dalam Pemasaran Digital Adiwima Zebua; Agustin Gulo; Mesrawati Laia; Damai A. Gea; Lia A. Lintang; Fincerman Lahagu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5537

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) meliputi model berbasis transformer, Generative Adversarial Networks (GANs), dan Variational Autoencoders (VAEs) telah menghadirkan paradigma baru dalam lanskap pemasaran digital modern. Kemampuan teknologi ini untuk menghasilkan konten, pesan, serta pengalaman interaktif secara otomatis dan berbasis konteks memungkinkan terciptanya strategi hyper-personalization yang jauh lebih presisi dibandingkan pendekatan personalisasi konvensional. Dengan memanfaatkan data perilaku real time, jejak digital konsumen, dan analitik prediktif, Generative AI mampu mengonstruksi representasi preferensi individu secara dinamis sehingga pesan pemasaran dapat disesuaikan secara mendalam, adaptif, dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis literatur akademik serta laporan industri periode 2020–2025 guna mengidentifikasi peran strategis Generative AI dalam memperkuat praktik hyper-personalization. Analisis difokuskan pada kontribusi teknologi dalam meningkatkan kualitas customer journey, efektivitas kampanye digital, serta kinerja pemasaran secara keseluruhan. Hasil telaah menunjukkan bahwa Generative AI tidak hanya menawarkan skalabilitas tinggi dalam produksi konten dan pemodelan perilaku pelanggan, tetapi juga meningkatkan akurasi sistem rekomendasi, relevansi komunikasi pemasaran, dan tingkat customer engagement. Namun demikian, implementasi Generative AI juga menghadirkan tantangan signifikan, termasuk risiko bias algoritmik, isu privasi data, dan kebutuhan terhadap kerangka tata kelola AI yang transparan, akuntabel, dan berorientasi etika. Oleh karena itu, pemanfaatan Generative AI dalam hyper-personalization harus didukung oleh kebijakan pengelolaan data yang kuat, mekanisme audit model, serta strategi integrasi teknologi yang matang untuk memastikan penerapan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Pengaruh Personalisasi Berbasis AI Terhadap Sikap Minat dan Beli Konsumen Adiwima Zebua; Aji Prabowo; Tiara Satriani; Yuliana; Mariana; Intan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5538

Abstract

Di era digital yang semakin kompetitif, strategi pemasaran tradisional semakin sulit untuk menghasilkan daya tarik yang signifikan terhadap konsumen. Oleh karena itu, banyak perusahaan beralih ke mekanisme personalisasi yang didukung oleh teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mempengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh personalisasi berbasis AI terhadap tiga variabel penting: sikap konsumen terhadap merek atau produk, minat beli, dan keputusan pembelian (buying behaviour). Model penelitian menggabungkan pendekatan Stimulus-Organism-Response (S-O-R) di mana stimulus berupa tingkat personalisasi AI, organism mencakup sikap dan minat konsumen, serta response berupa keputusan beli. Data diperoleh melalui survei kepada 300 responden pengguna platform e-commerce di Indonesia, dan dianalisis dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa personalisasi berbasis AI secara signifikan berpengaruh positif terhadap sikap konsumen, yang selanjutnya memediasi pengaruh terhadap minat beli dan akhirnya keputusan pembelian. Namun demikian, ditemukan bahwa kekhawatiran privasi (privacy concern) dan persepsi intrusivitas moderasi mengurangi kekuatan pengaruh tersebut. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu menerapkan mekanisme personalisasi yang transparan dan menghargai kontrol konsumen agar strategi AI driven personalization dapat efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoritik dalam memperluas pemahaman mengenai hubungan antara personalisasi AI, sikap, minat, dan perilaku beli konsumen.
Efektivitas Affiliate Marketing terhadap Niat Pembelian Online Adiwima Zebua; Pasyah Novita Zai; Rinni Aprilla Sihombing; Sarina M. Sihombing; Yupiter Zebua
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5539

Abstract

Affiliate marketing telah menjadi strategi utama dalam pemasaran digital, mempengaruhi dinamika hubungan antara merchant, affiliate, dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas affiliate marketing terhadap niat beli online. Penelitian ini fokus untuk memahami bagaimana faktor-faktor seperti kepercayaan terhadap affiliate, kredibilitas konten, dan paparan promosi mempengaruhi keputusan pembelian konsumen secara online. Pendekatan penelitian yang digunakan mencakup studi literatur sistematis terhadap artikel akademik, laporan industri, dan data empiris yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir. Data dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengelompokkan jenis penelitian berdasarkan pendekatan (kualitatif, kuantitatif, dan campuran), teknik pengumpulan data (survei, wawancara, eksperimen online, dan analisis data sekunder), serta model analisis yang digunakan (regresi, SEM, dan analisis perilaku konsumen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kuantitatif, khususnya survei dan analisis perilaku digital, adalah yang paling dominan dalam studi affiliate marketing. Sementara itu, penelitian kualitatif memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai motivasi dan kepercayaan antar pihak yang terlibat. Studi ini menyimpulkan bahwa kombinasi metode campuran memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai efektivitas strategi affiliate marketing di era pemasaran berbasis data.
Pengaruh Artificial Intelligence Marketing pada Pemasaran Online Adiwima Zebua; Aji Prabowo; Emilia Emiliana Gulo; M.Budi Rafi; Alfiana Dayanti Ndruru; Yoan Charoline Harahap; Damai Pasrah Giawa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5701

Abstract

Era digital dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah wajah pemasaran online secara fundamental. Penerapan strategi pemasaran berbasis AI seperti rekomendasi produk otomatis, chatbots interaktif, personalisasi konten, dan analisis prediktif menawarkan potensi meningkatnya efektivitas kampanye pemasaran dan keterlibatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur pengaruh AI marketing terhadap kinerja pemasaran online, dengan fokus pada variabel seperti minat beli konsumen, loyalitas pelanggan, serta efektivitas saluran digital. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif terhadap pengguna platform e-commerce serta analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan AI marketing memberikan pengaruh positif signifikan terhadap minat beli dan loyalitas pelanggan di lingkungan online. Namun demikian, terdapat variabel moderasi seperti kepercayaan terhadap teknologi dan persepsi risiko (termasuk privasi data) yang memengaruhi kekuatan pengaruh tersebut. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemasar digital untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dengan mempertimbangkan aspek etika, privasi, dan transparansi guna mencapai hasil yang berkelanjutan.