Perkembangan manajemen sumber daya manusia (MSDM) semakin dipengaruhi oleh dinamika ekonomi, sosial budaya, dan politik yang menuntut organisasi mampu mengelola SDM secara strategis dan adaptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan MSDM, menjelaskan metode pendekatan utama yang digunakan dalam memahami praktik MSDM, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi organisasi dalam pengelolaan SDM modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur terkait perkembangan MSDM, pendekatan konvensional, paternalistik, serta pendekatan sistem sosial, dan tantangan-tantangan MSDM baik yang bersumber dari lingkungan eksternal maupun internal perusahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan MSDM berakar pada perubahan signifikan di bidang ekonomi, politik, dan sosial budaya yang menuntut perusahaan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan tenaga kerja. Tiga pendekatan utama MSDM — konvensional atau mekanis, paternalistik, dan sistem sosial — menawarkan perspektif berbeda mengenai relasi manusia dan organisasi. Selain itu, MSDM menghadapi tantangan eksternal seperti kemajuan teknologi, dinamika ekonomi, regulasi pemerintah, perubahan sosial budaya, persaingan tenaga kerja, globalisasi, serta perubahan bisnis yang cepat, sedangkan tantangan internal meliputi karakter organisasi, keberadaan serikat pekerja, sistem informasi SDM, perbedaan individu karyawan, dan tuntutan produktivitas. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan mengelola SDM secara profesional, adaptif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan bisnis.