Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Inovasi Menu Nabati dan Kesadaran Gaya Hidup Sehat Sebagai Determinan Minat Konsumsi Makanan Sehat Nabilah Azzah Aisyah; Eryd Saputra; Miratia Afriani; Rosie Oktavia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi menu nabati dan kesadaran gaya hidup sehat terhadap minat konsumsi makanan sehat di Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 240 responden yang memiliki pengalaman dalam mengonsumsi makanan sehat. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, serta regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi menu nabati dan kesadaran gaya hidup sehat berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap minat konsumsi makanan sehat. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,431 menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 43,1% variasi minat konsumsi makanan sehat. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi kuliner dan peningkatan kesadaran konsumen untuk mendorong pola makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pelaku usaha kuliner di Batam untuk merancang strategi inovasi menu dan edukasi konsumen guna meningkatkan minat terhadap makanan sehat berbasis nabati.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pelatihan Chef Cilik Sehat Pembuatan Puding Jagung Bernutrisi bagi Anak Sekolah Dasar Negeri 011 Sekupang Batam Miratia Afriani; Rosie Oktavia PR; Heri Nuryanto; Hendra Syaiful; Marsha Priscilla; Evrina Evrina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3866

Abstract

Permasalahan gizi pada anak usia sekolah dasar masih menjadi perhatian karena berdampak pada pertumbuhan dan kemampuan belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak dalam menerapkan gizi seimbang melalui edukasi dan pelatihan memasak sehat. Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 011 Sekupang, Kota Batam, dengan metode penyuluhan gizi seimbang secara interaktif serta pelatihan “Chef Cilik Sehat” melalui praktik pembuatan puding jagung bernutrisi berbahan pangan lokal. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan pemahaman siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi siswa serta peningkatan pemahaman mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang. Siswa juga mampu mengenali bahan pangan sehat, mengikuti proses pengolahan sederhana, dan menunjukkan sikap positif terhadap makanan sehat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukasi yang dikombinasikan dengan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan anak sekolah dasar terkait penerapan gizi seimbang dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Innovation in Adding Moringa Leaf Puree (Moringa Oleifera) in the Making of Roti Jala Elly Susanti; Miratia Afriani; Eva Amalia; Eryd Saputra
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 3 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i3.1133

Abstract

Concerns over the adverse effects of using synthetic dyes in food products—such as the risk of allergies and long-term health issues—have prompted the need for safer and more nutritious natural dye alternatives. This research aims to explore the innovation in adding Moringa Leaf Puree (Moringa Oleifera) in the making of Roti Jala as an effort to present traditional foods that are healthier and more functional. The research employed an experimental approach with three treatments, namely the addition of Moringa leaf puree at levels of 25%, 50%, and 75% of the total wheat flour. The results showed that the 25% Moringa leaf treatment was the most preferred formulation among the panelists, achieving an overall preference rate of 81%, especially in terms of color, texture, and taste. The ANOVA test indicated significant differences in color, aroma, and taste, but not in texture. Macronutrient content analysis revealed an increase in energy, protein, and fat corresponding with the higher addition of Moringa leaf puree, where the 75% sample yielded 872.2 kcal of energy, 210.7 g of protein, and 179.2 g of fat per 200 grams serving. This study demonstrates that Moringa leaf puree can serve as a natural coloring agent while enhancing nutritional value without diminishing the typical characteristics of Roti Jala. These findings are expected to contribute to the development of traditional culinary innovations that are healthy, economically valuable, and supportive of sustainable food product advancement.
Subtitusi Tepung Kacang Tolo Pada Pembuatan Kue Putu Bambu Terhadap Kandungan Nutrisi dan Organoleptik Devanti Puspita Hadini; Miratia Afriani
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i11.8771

Abstract

Kue tradisional khas dengan bahannya yang bersifat alami yang membuat kudapan yang ada memiliki ketahanan waktu yang singkat. Salah satu kue tradisional yang terdiri dari bahan alami ialah kue Putu Bambu yang berasal dari tepung beras. Namun, tepung beras dikenal dengan nilai proteinnya yang rendah yang hanya berada dinilai 7 gram saja per 100 gramnya. Kacang tolo (Vigna unguiculata L. Walp) merupakan salah satu bahan pangan lokal dengan kandungan protein tinggi dan kadar lemaknya yang rendah, serta dapat diolah menjadi tepung bebas gluten seperti tepung beras. Tujuan dari penelitian ini ialah mengkaji pengaruh dari subtitusi tepung kacang tolo terhadap uji organoleptik dan kandungan nutrisi makronutrien pada kue Putu Bambu. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen, terdapat 3 sampel uji yang terdiri dari subtitusi tepung kacang tolo sebanyak 0%, 15% dan 40%. Terdapat 30 panelis yang dilibatkan untuk menilai dari sisi uji organoleptik, dan berdasarkan data DKBM kandungan gizi pada kue Putu Bambu subtitusi tepung kacang tolo akan dihitung. Dan hasil yang didapatkan dari uji mutu hedonik menggunakan One-Way ANOVA menunjukkan nilai Sig. 0,00 dari keempat atribut. Sementara itu dari uji hedonik, menunjukkan bahwa sampel 599 masih tetap paling disukai dengan nilai persentase 70% hingga 80%. Namun, sampel 221 dapat dinilai cocok untuk kudapan manis karena masih cukup disukai dan diterima oleh konsumen serta nilai gizi terutama total nilai proteinnya yang berada pada nilai 351,74 gram sementara sampel 599 senilai 290,84 gram.