Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploring Students' Perception on Using TikTok Account @kampunginggrislccom for Learning Vocabulary Cici Situmorang; Nuril Nafisah; Siti Annisa; Siti Fatimah Az-zahra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6176

Abstract

This research seeks to explore how students view the implementation of the TikTok account @kampunginggrislccom as a tool for enhancing their English vocabulary skills. A descriptive quantitative approach was utilized, which involved handing out a questionnaire to participants from the English Education Study Program at Institut Prima Bangsa Cirebon. The questionnaire included ten statements measured on a five-point Likert scale. Data gathered from the survey were processed using Microsoft Excel, where mean scores and percentages for each statement were computed. Findings reveal that students mainly hold a favorable view of using TikTok as an educational resource. Most respondents agreed that the video content is clear, visually appealing, and helpful in understanding English vocabulary. Therefore, the TikTok account @kampunginggrislccom can be considered an effective and engaging supporting medium for learning English vocabulary.
Using Duolingo Helps Improve English Vocabulary Siti Syaripah; Raihan Nurrahman; Juliana Rahma Amelia; Cici Situmorang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6177

Abstract

This articel aims to contribution to aplication Duolingo in process learning English in the digital age, especially in strengthening English vocabulary mastery, which is the main foundation. English language skills are very important in today's era as a global language that influences the fields of education, technology, and international communication. Vocabulary serves as a fundamental element in mastering English among the four main skills, namely Listening, Speaking, Writing, and Reading. The Duolingo application, as a digital learning platform, offers exercises through game methods such as multiple choice, translation, and pronunciation exercises that are easy to master. This articel applies a quantitative method employing Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SM) supported by SmartPLS 3.0 software. Data were obtained through survey observations by distributing questionnaires to PGSD students at Institut Prima Bangsa. The variables analyzed in this study were use the aplication Duolingo (x) and the improvement of English vocabulary (y). The research shows that use Duolingo application had a positive effect on the improvement of English vocabulary among PGSD students at the Prima Bangsa Institute. The outcomes concerning validity and reliability tests showed that the concepts of Duolingo Application Use and English Vocabulary Improvement had a Composite Reliability value of more than 0.70, yeild results these constructs were valid and reliable.
Manajemen Evaluasi Pembelajaran Berbasis Digital dalam Transformasi Asesmen di Sekolah Dasar Ade Sastrawijaya; Cici Situmorang
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i1.8687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen evaluasi pembelajaran berbasis digital terhadap transformasi asesmen di sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan penggunaan teknologi digital dalam sistem evaluasi pembelajaran abad ke-21 yang menuntut asesmen lebih efektif, adaptif, dan berbasis data. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran angket kepada 120 guru sekolah dasar, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi. Analisis data kuantitatif menggunakan regresi linear berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi evaluasi digital memiliki pengaruh paling dominan terhadap transformasi asesmen (β = 0,41; p < 0,001), diikuti oleh dukungan manajerial (β = 0,29; p < 0,001) dan perencanaan strategis (β = 0,24; p = 0,002). Model penelitian mampu menjelaskan 58% variasi transformasi asesmen (R² = 0,58). Temuan kualitatif mengungkap bahwa penggunaan platform digital seperti Google Forms, Quizizz, dan Learning Management System (LMS) meningkatkan efisiensi administrasi, keterlibatan siswa, serta kecepatan umpan balik pembelajaran. Namun demikian, keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital guru masih menjadi tantangan utama dalam implementasi evaluasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi asesmen di sekolah dasar tidak hanya bergantung pada penggunaan teknologi, tetapi juga memerlukan manajemen evaluasi yang terintegrasi melalui perencanaan strategis, implementasi yang efektif, dan dukungan manajerial yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model manajemen evaluasi digital serta implikasi praktis bagi sekolah dan pembuat kebijakan pendidikan.