Sidi Ahyar Wiraguna
Fakultas Hukum, Universitas Esa Unggul

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

URGENSI KODE ETIK DIGITAL BAGI ADVOKAT DALAM SISTEM E-LITIGATION PERDATA Suryajaya Hakim; Sidi Ahyar Wiraguna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6534

Abstract

Perkembangan e-litigation perdata di Indonesia menimbulkan tantangan etika baru bagi advokat terkait perlindungan data, keamanan dokumen elektronik, dan komunikasi daring, sementara kode etik konvensional belum memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis urgensi kode etik digital bagi advokat dalam e-litigation perdata. Menggunakan pendekatan hukum normatif dengan studi literatur, populasi mencakup norma hukum, regulasi e-court, dan literatur 2020-2025, sampel purposif 50+ dokumen relevan. Instrumen studi literatur primer-sekunder-tersier dianalisis kualitatif deskriptif deduktif. Hasil menunjukkan keterbatasan kode etik konvensional menghadapi risiko siber dan ketidakpastian hukum, sehingga kode etik digital mendesak untuk melindungi klien dan integritas profesi. Kesimpulan merekomendasikan sinergi organisasi advokat-Mahkamah Agung menyusun kode etik digital dengan pelatihan wajib.
KONVERGENSI HUKUM ACARA PERDATA DAN TEKNOLOGI INFORMASI: MENUJU TATA LAKSANA PERADILAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) (MENGKAJI KEMUNGKINAN PENERAPAN AI DALAM PROSES ADMINISTRASI DAN PEMBUKTIAN PERDATA Intan Nazili; Sidi Ahyar Wiraguna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6785

Abstract

Integrasi Kecerdasan Buatan (AI) ke dalam sistem hukum acara perdata mengatasi ketidakefisienan administrasi perkara dan pemrosesan bukti di pengadilan Indonesia, di mana proses manual menyebabkan keterlambatan dan biaya tinggi. Penelitian ini bertujuan mengkaji aplikasi AI dalam administrasi dan pembuktian perdata, dengan studi kasus internasional. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis yuridis normatif, populasi terdiri dari literatur 2021-2025 tentang AI dalam peradilan perdata, disampel secara purposif menjadi 25-30 sumber terpercaya melalui Google Scholar. Instrumen meliputi dokumen hukum dan jurnal terindeks, dianalisis melalui pengkodean tematik, interpretasi normatif, dan sintesis komparatif dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan potensi AI meningkatkan efisiensi 50%, mengurangi biaya operasional, dan meminimalkan bias manusia melalui otomatisasi pengelolaan data dan analisis bukti elektronik, seperti di Estonia dan Singapura. Kesimpulannya, Indonesia memerlukan regulasi AI khusus, peningkatan infrastruktur, dan pelatihan yudisial untuk mewujudkan manfaat ini sambil mengatasi tantangan etika dan privasi.