Perkembangan layanan keuangan berbasis aplikasi memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan berbagai transaksi. Namun hal ini juga menimbulkan berbagai risiko, seperti penipuan online, kebocoran data pribadi, dan tingginya penggunaan aplikasi keuangan ilegal. Kondisi ini menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan digital masyarakat masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam memahami manfaat dan risiko penggunaan layanan keuangan digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat Kelurahan Mangga dalam menghadapi risiko layanan keuangan berbasis aplikasi. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, penyuluhan atau edukasi, diskusi interaktif, pemberian strategi mitigasi risiko, serta evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang menggunakan atau berpotensi menggunakan layanan keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pelaksanaan pengabdian, sebagian masyarakat telah menggunakan layanan keuangan digital namun belum memiliki pemahaman yang memadai terkait keamanan dan risiko penggunaannya. Setelah kegiatan dilakukan, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat dalam menggunakan layanan keuangan digital secara aman, mengenali aplikasi legal dan ilegal, serta menjaga keamanan data pribadi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko layanan keuangan berbasis aplikasi.