Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Kelas Xi Peserta Didik Ma Hasyim Asy’ari Sukodono Sidoarjo Ananda Ainia Anjani; Nur Hawadatul Khosla; Ahmad Bagus Syifaur Romli; Bonafid Ikrom; Aida Fitria Balqis; M. Miftakhul Khoir
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6883

Abstract

Motivasi belajar menjadi salah satu faktor utama untuk menentukan keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam mata pelajaran Qur’an Hadis di Madrasah Aliyah. Namun, rendahnya motivasi belajar siswa sering menjadi kendala dalam pencapaian tujuan pembelajaran secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Qur’an Hadis di Madrasah Aliyah melalui pendekatan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur primer seperti jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta sumber sekunder seperti buku referensi dan dokumen pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, yaitu sebagai motivator, fasilitator, dan pembimbing dalam proses pembelajaran. Strategi-strategi yang digunakan guru meliputi pemberian pujian dan hadiah, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, serta penciptaan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya inovasi metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa Madrasah Aliyah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru, kepala madrasah, serta pembuat kebijakan pendidikan Islam dalam merancang strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa secara menyeluruh. Kata Kunci: Peran Guru, Motivasi Belajar, Pelajaran Al-qur’an Hadits, dan Madrasah Aliyah.
EKOLOGI SPIRITUAL MADRASAH, MOTIVASI IBADAH, DAN RESILIENSI BELAJAR SISWA Didit Darmawan; Bonafid Ikrom
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8094

Abstract

This study conducts a literature review on the influence of the madrasah's religious school environment on students' worship motivation and discipline, and how these elements serve as a foundation for Islamic Education learning outcomes and strengthen learning resilience. Using a qualitative library research approach, this study analyzes relevant academic sources to construct a conceptual synthesis. The findings indicate that the spiritual ecology of madrasah shapes students' spiritual awareness through habituation, role modeling, and value internalization. This awareness fosters intrinsic worship motivation and authentic self-discipline, which are crucial for achieving meaningful Islamic Education outcomes beyond mere cognitive mastery. Furthermore, worship motivation provides inner peace and a life orientation that transcends academic achievements, enabling students to reframe difficulties as opportunities for growth. Worship discipline cultivates self-control, time management, and consistency essential for academic persistence. Both variables function as psychological resources that bolster students' resilience in navigating competitive school environments. The study concludes that a well-designed spiritual ecology in madrasah is not merely an emblem of Islamic identity but a strategic foundation for developing resilient learners capable of achieving maximum learning outcomes while maintaining spiritual integrity. These findings imply the need for systematic integration of spiritual development with academic capacity building in madrasah policies and practices.