Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Peran Guru BK Dalam Mencega Dan Menangani Kenakalan Remaja Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 20 Kota Jambi Lusi Leviana; Nur Anisyah; Siti Marwah; Aprili Yanti Dewi; Okta Pianus Pohan; Adam Erlangga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6944

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mencegah dan menangani kenakalan remaja di SMP Negeri 20 Kota Jambi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari adanya kecenderungan perilaku menyimpang pada siswa usia remaja awal, seperti pelanggaran tata tertib, rendahnya disiplin belajar, konflik antarsiswa, serta perilaku berisiko tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Guru BK, wali kelas, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan siswa yang relevan dengan fokus kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kenakalan remaja yang terjadi tergolong ringan hingga sedang dan masih dalam batas dapat dibina. Peran Guru BK terbukti berjalan optimal melalui tiga fungsi utama, yaitu fungsi preventif, kuratif, dan pengembangan. Pada fungsi preventif, Guru BK melaksanakan layanan pembinaan karakter, penyuluhan, dan bimbingan kelompok untuk mencegah munculnya perilaku menyimpang. Pada fungsi kuratif, Guru BK memberikan layanan konseling individu dan kelompok dengan pendekatan empatik serta melibatkan orang tua dan pihak sekolah melalui konferensi kasus. Sementara itu, pada fungsi pengembangan, Guru BK membantu siswa menggali potensi, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong keterlibatan dalam kegiatan positif di sekolah. Optimalisasi peran Guru BK didukung oleh kerja sama kepala sekolah dan guru, tata tertib yang jelas, serta hubungan interpersonal yang baik antara Guru BK dan siswa. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti rasio Guru BK yang belum ideal, stigma ruang BK, keterlibatan orang tua yang belum merata, serta pengaruh media sosial dan lingkungan pergaulan. Secara umum, penelitian ini menyimpulkan bahwa layanan BK memiliki kontribusi signifikan dalam menekan tingkat kenakalan remaja dan menciptakan iklim sekolah yang kondusif. Oleh karena itu, penguatan layanan bimbingan dan konseling perlu terus dioptimalkan sebagai bagian integral dari pendidikan karakter di sekolah.
Pemanfaatan Limbah Plastik sebagai Bahan Campuran Pembuatan Paving Block : Pengabdian Siti Marwah; Nur Anisyah; Muhammad Joko Prastio; Emelia Emelia; Fitrria Nurohim; Melisa Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4716

Abstract

This community-based plastic waste management program aims to transform plastic waste into economically valuable paving block products while creating new entrepreneurial opportunities for underprivileged communities. The main target of this program is the residents of Kebon IX, Sungai Gelam, Muaro Jambi Village, where based on village data, 1,446 people, or approximately 25% of the total population of 6,112, are classified as underprivileged. The method used is Technical Assistance through training and mentoring, which is considered effective as it fosters emotional closeness, patience, and motivation among participants to improve their income. The implementation stages include preparation, execution, and reporting. The activities consist of workshops and mentoring sessions on the process of transforming plastic waste into paving blocks through several steps: plastic melting, mixing with ash, molding, pressing, cooling, and producing durable plastic paving blocks ready for use. The business feasibility analysis indicates that the paving block production from plastic waste is financially viable, with a Payback Period of 1.22 years, a positive Net Present Value (NPV) of Rp129,130,707, and a Profitability Index (PI) of 2.22. Therefore, this program not only contributes to environmental management but also enhances the economic welfare of the Sukaraja Village community.