Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Media Aklimatisasi dan Jenis Pupuk Daun terhadap Keberhasilan Aklimatisasi dan Pertumbuhan Planlet Anggrek Dendrobium lineale Blue Siti Munawaroh; Dian Novira Rizva; Raihan Dary; Nur Halimatuz Zuhra; Dian Permata Sari Br Surbakti; Windar Hidayati Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6982

Abstract

Aklimatisasi merupakan fase krusial dalam perbanyakan anggrek secara in vitro karena menentukan keberhasilan adaptasi planlet terhadap kondisi ex vitro serta keberlanjutan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis media aklimatisasi dan jenis pupuk daun terhadap keberhasilan aklimatisasi dan pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium lineale Blue. Penelitian menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dua faktor, yaitu media tanam yang terdiri atas sabut kelapa dan pakis, serta jenis pupuk daun Gandasil D (20:15:15) dan Growmore (32:10:10). Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi panjang akar dan beberapa variabel pertumbuhan planlet selama masa aklimatisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tanam sabut kelapa menghasilkan panjang akar planlet Dendrobium lineale Blue yang lebih baik dibandingkan dengan media pakis. Keunggulan media sabut kelapa diduga berkaitan dengan kemampuannya dalam mengikat dan menyimpan air, memiliki porositas yang baik, serta menyediakan unsur hara esensial yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan sistem perakaran. Sementara itu, pemberian pupuk daun Gandasil D (20:15:15) dan Growmore (32:10:10) menunjukkan pengaruh yang relatif sama terhadap pertumbuhan planlet selama aklimatisasi, yang ditunjukkan oleh tidak adanya perbedaan nyata pada seluruh variabel pengamatan. Hal ini mengindikasikan bahwa kebutuhan unsur hara planlet telah terpenuhi selama fase aklimatisasi. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan media aklimatisasi yang tepat untuk meningkatkan keberhasilan adaptasi dan pertumbuhan
The Effect of Sales Growth and Asset Turnover on the Profitability of Agricultural and Fisheries Sector Companies Listed on the Indonesia Stock Exchange Muh Rifai Arsyad; Haprila Putri Giantama; Abdur Rahman Hakim; Devita Aristya Sri Widya; Rahmi Aurya Bella; Windar Hidayati Lubis
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.1714

Abstract

This study aims to examine the effect of Sales Growth and Total Asset Turnover on the profitability of agricultural and fisheries sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The study employs a quantitative research approach using secondary data obtained from the annual financial reports of 20 companies during the 2024–2025 period, resulting in 40 observations. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Statistics. Prior to hypothesis testing, descriptive statistics and classical assumption tests, including normality, multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation tests, were conducted to ensure the validity of the regression model. The results indicate that Sales Growth has a positive and statistically significant effect on profitability (β = 0.465; p < 0.001), while Total Asset Turnover also has a positive and statistically significant effect on profitability (β = 6.672; p< 0.001). Simultaneously, both independent variables significantly affect profitability (F = 63.758; p < 0.001). Furthermore, the coefficient of determination (R² = 0.775) shows that 77.5% of the variation in profitability can be explained by Sales Growth and Total Asset Turnover, while the remaining 22.5% is explained by other factors outside the model. These findings imply that improving sales performance and enhancing asset utilization efficiency are important strategies for increasing corporate profitability in the agricultural and fisheries sector.