Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akibat Hukum bagi Pelaku Perbuatan Melawan Hukum yang Tidak Melaksanakan Ganti Rugi dalam Kasus Tort dan Kecelakaan Berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Meni Apriani; Zainal Arifin Hoesein
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum bagi pelaku perbuatan melawan hukum yang tidak melaksanakan kewajiban ganti rugi dalam kasus tort dan kecelakaan lalu lintas berdasarkan Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah lemahnya pelaksanaan kewajiban ganti rugi oleh pelaku meskipun telah terdapat dasar normatif yang jelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus melalui analisis putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan pelaku dalam melaksanakan ganti rugi menimbulkan akibat hukum lanjutan berupa upaya eksekusi perdata, serta tidak menghapus kemungkinan pertanggungjawaban pidana. Namun, dalam praktik, mekanisme eksekusi putusan perdata masih menghadapi berbagai kendala struktural dan kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan hukum terhadap korban belum optimal dan memerlukan penguatan regulasi, penegakan hukum yang efektif, serta pengembangan pendekatan keadilan restoratif. Dengan demikian, pembaruan kebijakan hukum perdata menjadi penting untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan substantif bagi korban.
The Impact of Artificial Intelligence on the Legal Profession Meni Apriani; Joemarthine Chandra; Nabila Aliya Rahmah Vansya
Journal of Law, Society and Living Norms Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Norma Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The world is currently in the era of artificial intelligence, which is impacting various aspects of life, from technology and economics to health, education, and society as a whole. The power of AI is not only affecting all aspects of society but also the legal field. AI has significant legal implications for global society, and the Indonesian legal system currently lacks clear regulations on artificial intelligence, particularly in the context of its use by the legal profession in Indonesia. This can pose a risk of errors or bias in analysis, which could significantly impact the legal profession. Therefore, to anticipate the various potential threats arising from the lack of regulations regarding artificial intelligence, strict regulations are needed regarding the use of artificial intelligence related to the legal profession to ensure legal certainty. These regulations are intended to ensure that the use of AI in the legal profession is carried out responsibly and ethically based on the principles of justice, benefit, and legal certainty.