Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai pendekatan implementasi struktur data stack pada fitur undo, menganalisis efektivitas dan efisiensi masing-masing pendekatan, serta memberikan rekomendasi bagi pengembang perangkat lunak dalam memilih strategi implementasi yang sesuai dengan karakteristik aplikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA, melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan seleksi literatur. Dari 87 artikel yang ditemukan, diperoleh 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan digunakan sebagai sumber utama kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur data stack merupakan pendekatan yang paling sesuai untuk implementasi fitur undo karena menerapkan prinsip Last In First Out (LIFO) yang sejalan dengan mekanisme pembatalan tindakan pengguna. Operasi dasar stack memiliki kompleksitas waktu O(1) sehingga mampu memberikan respons yang cepat dan efisien. Kajian juga mengidentifikasi tiga variasi utama implementasi stack, yaitu bounded stack, persistent stack, dan double-stack, yang masing-masing memiliki keunggulan dan keterbatasan terkait efisiensi memori, pengelolaan riwayat perubahan, dan kompleksitas implementasi. Selain itu, integrasi stack dengan command pattern terbukti meningkatkan modularitas dan fleksibilitas sistem. Simpulan penelitian ini adalah bahwa struktur data stack tetap menjadi solusi yang efektif, efisien, dan relevan untuk implementasi fitur undo pada berbagai platform perangkat lunak modern, sehingga pemilihan variasi implementasinya perlu disesuaikan dengan kebutuhan fungsional, sumber daya sistem, dan kompleksitas aplikasi yang dikembangkan.