Kurang Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting di Indonesia dan memberikan dampak nyata terhadap kesehatan ibu dan janin. Meta-analisis ini bertujuan mengintegrasikan temuan dari 10 penelitian primer yang dipublikasikan pada periode 2020–2025 untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian KEK pada ibu hamil. Proses meta-analisis dilakukan secara sistematis melalui penentuan kriteria inklusi, penelusuran literatur pada database terakreditasi, pengkodean artikel, serta penghitungan dan interpretasi effect size menggunakan pendekatan Hedges’s g. Hasil analisis menunjukkan bahwa kekuatan pengaruh faktor risiko bersifat beragam, mulai dari efek sangat kecil hingga sangat besar. Secara keseluruhan, seluruh studi menunjukkan konsistensi efek dengan nilai effect size gabungan sebesar 0.301 dan tingkat signifikansi yang kuat (p < 0.001), sehingga mengindikasikan adanya hubungan nyata antara variabel risiko dan kejadian KEK. Faktor dominan yang ditemukan dalam analisis ini meliputi status gizi ibu, asupan energi yang tidak memadai, frekuensi makan yang kurang, tingkat pendidikan rendah, serta stres psikologis selama kehamilan. Sementara itu, sebagian faktor lain seperti pekerjaan atau indikator sosial tertentu menunjukkan pengaruh yang lemah atau tidak signifikan secara statistik. Uji homogenitas memperlihatkan tidak adanya heterogenitas antar studi (I² = 0%), sehingga penggunaan model efek tetap dianggap tepat. Selain itu, pemeriksaan funnel plot menunjukkan tidak terdapat bias publikasi yang berarti. Temuan ini menegaskan bahwa KEK merupakan kondisi multifaktorial dan penanggulangannya memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan intervensi gizi, pelayanan kesehatan yang memadai, edukasi kesehatan ibu, dan dukungan sosial yang berkelanjutan