Mual dan muntah merupakan keluhan umum pada trimester pertama kehamilan akibat perubahan hormonal, memengaruhi 50-75% ibu hamil di Indonesia dan berpotensi menjadi hiperemesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang pijat akupresur dengan kejadian mual muntah di Klinik Bidan Ernita, Pekanbaru. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain survei analitik cross-sectional. Populasi terdiri dari 32 ibu hamil trimester I, diambil secara total sampling. Instrumen mencakup kuesioner pengetahuan 20 item (baik: 76-100%, cukup: 56-75%, kurang: ≤55%) dan skala PUQE (ringan: ≤6, sedang: 7-12, berat: ≥13), dianalisis dengan Fisher's Exact Test menggunakan SPSS 26 (p<0,05). Hasil menunjukkan 53,1% pengetahuan kurang dan 81,3% mual muntah sedang, tanpa hubungan signifikan (p=0,234). Kesimpulannya, pengetahuan tentang akupresur tidak berhubungan signifikan dengan kejadian mual muntah, kemungkinan karena faktor hormonal fisiologis yang dominan.