Faisal Azhari Baldan P
Universitas Alwashliya Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Strategi Pemasaran Komoditas Cabai Merah Keriting Ni’mal Hamdi; Siska Yulianita Lubis; Fuad Fuad; Faisal Azhari Baldan P; Fahry Alasmsah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cabai merah keriting merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, merupakan salah satu daerah sentra produksi cabai merah keriting, namun petani masih menghadapi berbagai permasalahan dalam aspek pemasaran yang berdampak pada fluktuasi harga dan rendahnya pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran komoditas cabai merah keriting yang diterapkan oleh petani di Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner kepada petani cabai merah keriting serta pihak terkait dalam saluran pemasaran. Analisis data dilakukan menggunakan analisis saluran pemasaran dan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam kegiatan pemasaran cabai merah keriting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Dolat Rakyat masih didominasi oleh pedagang perantara, sehingga posisi tawar petani relatif lemah. Strategi pemasaran yang diterapkan petani belum optimal akibat keterbatasan akses informasi pasar dan lemahnya kelembagaan petani. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang dapat diterapkan antara lain peningkatan peran kelompok tani, pemanfaatan informasi harga pasar, serta pengembangan kemitraan pemasaran guna meningkatkan efisiensi pemasaran dan pendapatan petani.