Morning sickness merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester I yang ditandai dengan mual dan muntah, dan apabila tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada status gizi serta kesehatan ibu dan janin. Pengetahuan dan status pekerjaan diduga berperan dalam membentuk perilaku ibu hamil dalam mengatasi morning sickness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan status pekerjaan dengan perilaku mengatasi morning sickness pada ibu hamil trimester I di Klinik Alisa. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester I yang melakukan pemeriksaan Antenatal Care di Klinik Alisa, dengan jumlah sampel sebanyak 33 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang morning sickness (45,4%), berstatus bekerja (81,8%), dan menunjukkan perilaku positif dalam mengatasi morning sickness (63,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku mengatasi morning sickness (p value = 0,01), serta terdapat hubungan yang signifikan antara status pekerjaan dengan perilaku mengatasi morning sickness (p value = 0,02). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan dan status pekerjaan dengan perilaku ibu hamil dalam mengatasi morning sickness. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan edukasi kesehatan kehamilan, khususnya terkait penanganan morning sickness, guna mendorong perilaku positif pada ibu hamil trimester I.