Depresi pada lansia merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering terjadi dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup lansia, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Lansia yang mengalami depresi cenderung mengalami penurunan fungsi sehari-hari, isolasi sosial, serta peningkatan risiko penyakit kronis dan kematian. Keluarga memiliki peran penting dalam pencegahan depresi pada lansia, khususnya melalui pemberian dukungan emosional dan informasi yang memadai. Salah satu bentuk intervensi yang dapat dilakukan adalah edukasi kesehatan menggunakan media buklet yang disusun secara sistematis dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian edukasi buklet terhadap pengetahuan keluarga dalam upaya pencegahan depresi pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest and posttest with control group. Jumlah responden sebanyak 150 orang yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 75 responden pada kelompok intervensi dan 75 responden pada kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode consecutive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan media edukasi buklet. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga setelah diberikan edukasi menggunakan buklet pada kelompok intervensi. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi buklet. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa edukasi menggunakan media buklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dalam upaya pencegahan depresi pada lansia.