Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Keaktifan Kunjungan Ibu Dengan Status Gizi Balita Di Posyandu Anggrek Desa Kalentambo Kabupaten Subang Diah Ratna Purnamasari; Zubaida Rohmawati; Ibrahim Rahmat
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan, terutama dimasa pertumbuhan emas anak. Posyandu berperan strategis dalam pemantauan dan pencegahan masalah gizi, namun keaktifan kunjungan ibu masih menjadi tantangan yang dapat berdampak pada keterlambatan deteksi gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keaktifan kunjungan ibu ke Posyandu dengan status gizi balita di Posyandu Anggrek Desa Kalentambo, Kabupaten Subang. Desain penelitian ini adalah potong lintang retrospektif dengan total sampel 49 ibu balita. Data sekunder dikumpulkan dari catatan kehadiran ibu dan status gizi balita berdasarkan indikator berat badan per umur (BB/U). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Dari 49 responden, sebanyak 25 ibu (51,0%) tergolong aktif mengunjungi Posyandu. Balita dari ibu yang aktif lebih banyak memiliki status gizi baik dan lebih, sedangkan sebagian besar balita dengan gizi kurang dan buruk berasal dari ibu yang tidak aktif. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai ρ = 0,012 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara keaktifan kunjungan ibu ke Posyandu dengan status gizi balita. Keaktifan ibu dalam menghadiri Posyandu berperan penting dalam perbaikan status gizi anak. Peningkatan partisipasi ibu perlu didorong melalui pendekatan edukatif dan komunitas. jadikan 250 kata
Pengaruh Buerger Allen Exercise (Bae) Terhadap Hipertensi Pada Lansia Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Yogyakarta Yulfikra Nursabela; Zubaida Rohmawati; Suryani Suryani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.629

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah sistolik ≥130 mmHg dan diastolik ≥80 mmHg yang ditetapkan melalui dua kali pengukuran pada waktu berbeda. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya secara farmakologis, tetapi juga dapat dilakukan melalui intervensi nonfarmakologis seperti Buerger Allen Exercise (BAE), yaitu latihan untuk meningkatkan perfusi perifer melalui kombinasi elevasi dan gerakan ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh Buerger Allen Exercise terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Unit Budi Luhur Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan true experimental design dengan pendekatan randomized pretest–posttest control group design. Populasi berjumlah 30 lansia dengan hipertensi usia ≥60 tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Sampel dibagi menjadi 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Instrumen penelitian meliputi tensimeter digital OneMed yang telah dikalibrasi, lembar observasi, timbangan berat badan, alat ukur tinggi badan (microtoise), dan lembar informed consent. Analisis data menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan rata-rata tekanan darah sistolik pagi dari 146,33 mmHg menjadi 140,67 mmHg dan sore dari 145,67 mmHg menjadi 142 mmHg. Uji Mann–Whitney menunjukkan p-value 0,000 (<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa Buerger Allen Exercise berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai terapi pendamping nonfarmakologis dalam pengelolaan hipertensi.