Vellya Erza Angelica Tobing
Universitas Multi Data Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Current Ratio (CR), Return On Equity (ROE), Dan Debt To Equity Ratio (DER) Terhadap Nilai Perusahaan (PBV) Sektor Industrial Yang Terdaftar Di Bei Periode 2019-2023 Vellya Erza Angelica Tobing; Faradila Meirisa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8173

Abstract

Nilai perusahaan merupakan indikator utama yang mencerminkan persepsi pasar terhadap kinerja dan prospek suatu perusahaan, khususnya pada sektor industrial yang memiliki kontribusi strategis terhadap perekonomian nasional. Fluktuasi kinerja keuangan pascapandemi COVID-19 menimbulkan ketidakpastian bagi investor dalam menilai kemampuan perusahaan dalam menjaga likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio (CR), Return on Equity (ROE), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap nilai perusahaan yang diproksikan dengan Price Book Value (PBV) pada perusahaan sektor industrial yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, didukung oleh uji asumsi klasik, uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan CR, ROE, dan DER berpengaruh signifikan terhadap PBV. Secara parsial, masing-masing variabel keuangan menunjukkan pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dengan arah pengaruh yang berbeda, mencerminkan kompleksitas pengambilan keputusan investor dalam mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan sektor industrial. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pengelolaan likuiditas, profitabilitas, dan struktur modal menjadi faktor kunci dalam meningkatkan nilai perusahaan di pasar modal Indonesia.