Dody Irnawan
Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan,Universitas Surakarta

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

REDESAIN STADION KEBOGIRO SEBAGAI LANDMARK KOTA BOYOLALI : REDESAIN STADION KEBOGIRO SEBAGAI LANDMARK KOTA BOYOLALI Supar Riyanto; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
JOURNAL OF ARCHITECHTURE AND BUILT ENVIRONMENT Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stadion Kebogiro didirikan pada tahun 2019 oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali dan menjadi home base tim Persebi Boyolali. Stadion Kebogiro merupakan redesain dari stadion yang sudah ada sebelumnya dan terletak di lokasi yang sama, yaitu di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Indonesia. Stadion ini merupakan wadah bagi masyarakat Kota Boyolali untuk beraktivitas olahraga khususnya dibidang sepak bola. Mendesain ulang stadion Kebogiro selain untuk meningkatkan kualitas penyediaan sarana dan prasarana olahraga di Kota Boyolali, harapan ke depannya dapat terselenggara event yang berskala regional, nasional maupun internasional di Kota Boyolali, maka salah satu strategi dalam redesain stadion Kebogiro adalah kapasitas yang ditingkatkan menjadi 25.000 penonton. Dengan penekanan pada konsep perancangan Arsitektur Landmark dari suatu Kota yang merupakan bagian dari teori Image of The City oleh Kevin Lynch, diharapkan bisa menghasilkan desain bangunan yang akan menjadi identitas Kota Boyolali.
EDUPARK DAIRY COWS DI BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN : EDUPARK DAIRY COWS DI BOYOLALI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Wawan Sulistianto; Dody Irnawan; Binti Karomah
JOURNAL OF ARCHITECHTURE AND BUILT ENVIRONMENT Vol 6, No 1 (2024): Juni
Publisher : PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boyolali merupakan salah satu daerah di Provinsi Jawa Tengah yang dikenal sebagai kota susu karena memiliki potensi wisata dan penghasil susu sapi perah yang produktif. Sebagian besar wilayah Boyolali adalah dataran tinggi dengan udara yang sejuk sehingga sangat cocok sekali dijadikan sebagai tempat untuk berternak sapi perah. Potensi penghasil susu sapi perah ada 8 Kecamatan yaitu Kecamatan Ampel, Boyolali, Cepogo, Mojosongo, Musuk, Selo, Simo dan Teras. Salah satu daerah yang menghasilkan susu sapi segar di Kabupaten Boyolali adalah Kcamatan Cepogo yang sebagian besar penduduk daerahnya adalah bermata pencaharian sebagai petani dan peternak sapi. Dari data KUD kecamatan Cepogo pada tahun 2020 penjualan susu sapi tanpa diolah adalah 3.874.864 liter. Dengan kondisi seperti itu Pemerintah Kabupaten Boyolali akan melakukan pembangunan wisata edukasi susu perah yang dapat digunakan untuk semua kalangan, terutama pada kalangan anak-anak untuk bisa berekreasi dan belajar tentang peternakan sapi sampai bisa di konsumsi. Dengan desain yang mengurangi dampak-dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah industri maka dibutuhkan sebuah desain yang berkelanjutan dan tidak merusak ekosistem yang ada, yaitu dengan menerapkan pendekatan arsitektur berkelanjutan dalam perancangannya
AKADEMI ROAD RACE NASIONAL DENGAN PENDEKATAN KONSEP GREEN ARSITEKTUR DI BALI : AKADEMI ROAD RACE NASIONAL DENGAN PENDEKATAN KONSEP GREEN ARSITEKTUR DI BALI Riska Bela; Dwi Ely Wardani; Dody Irnawan
JOURNAL OF ARCHITECHTURE AND BUILT ENVIRONMENT Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang mengalami pertumbuhan pesat dalam pembangunan infrastruktur khususnya dalam pengembangan ruang publik dan komunitas berdasarkan Perkembangan teknologi khususnya di bidang otomotif memberi dampak positif maupun negatif bagi para generasi muda di Bali, tujuan utama pada perencanaan dan perancangan Akademi Roadrace untuk menghindari terjadinya balap liar yang mengakibatkan tingkat kecelakaan lalu lintas yang tinggi selain itu untuk mengembangkan minat bakat pada anak remaja bali, dalam penerapan pada konsep kawasan green arsitektur mengarahkan menuju suatu desain yang memberikan lingkungan positif dan memberikan manfaat terbesar dalam mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan bangunan dibuat dengan kualitas yang baik serta berpatokan dengan kepedulian mengenai perlindungan terhadap lingkungan di dunia dengan menggunakan energy efficient (efisiensi energi), sustainable concept (konsep berkelanjutan), serta holistic application (penerapan holistik) serta menggunakan sebuah metode pengenalan yang merencanakan arsitektur dan meminimalisir dampak buruk terhadap kesehatan manusia maupun lingkungan sekitar
TINJAUAN DESAIN ARSITEKTUR GEDUNG SMP MUHAMMADIYAH SAWIT BOYOLALI TERHADAP KONSEP KETIDAKBERATURAN HORISONTAL SESUAI SNI 1726-2019: TINJAUAN DESAIN ARSITEKTUR GEDUNG SMP MUHAMMADIYAH SAWIT BOYOLALI TERHADAP KONSEP KETIDAKBERATURAN HORISONTAL SESUAI SNI 1726-2019 Guntur Nugroho; Dody Irnawan
JOURNAL OF ARCHITECHTURE AND BUILT ENVIRONMENT Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia mempunyai banyak wilayah yang rawan gempa karena terdapat beberapa jalur aktif gempa seperti jalur gempa Mediteranian dan jalur gempa Circum Pasifik. Dengan kondisi wilayah rawan gempa tersebut, bangunan di Indonesia harus didesain sesuai kaidah peraturan gedung tahan gempa. Bentuk-bentuk bangunan merupakan parameter penting dalam perencanaan struktur tahan gempa. Salah satu prinsip dasar dalam perencanaan bangunan tahan gempa adalah regularity atau reguleritas/keteraturan bentuk bangunan. Pada penelitian ini akan melakukan desain dengan mempertimbangkan aspek ketidakberaturan secara harisontal sesuai dengan SNI 1726 2019. Objek penelitian adalah Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah Sawit Boyolali. Penelitian di fokuskan pada analisis keadaan ruangan, analisis lokasi tapak dan analisis ketidakberaturan horisontal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keseluruhan desain ukuran ruangan terdapat ruang olah raga yang tidak memenuhi kriteria. Analisi lokasi tapak menunjukkan bahwa lokasi yang dipilih sebagai Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah sudah sesuai kriteria lokasi bangunan sekolahan
MODEL PERHITUNGAN STRUKTUR TALANG BETON RUMAH TINGGAL : MODEL PERHITUNGAN STRUKTUR TALANG BETON RUMAH TINGGAL Lidi Wilaha; Dody Irnawan
JOURNAL OF ARCHITECHTURE AND BUILT ENVIRONMENT Vol 5, No 1 (2023): Juni
Publisher : PROGRAM STUDI ARSITEKTUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sebuah desain harus memerlukaan proses perancangan yang baik dan benar supaya desain atau kosep sebuah rumah maupun bangunan dapat berguna atau fungsional selain itu juga memiliki ciri khas dari sebuah desain atau rumah yang akan kita buat,di samping itu juga harus tercipta sebuah hasil desaain yang kuat dan kokoh supaya bisa digunakan berkesinambungan. Dalam penelitian dosen ini, digambarkan sebuah desain sebuah rumah tinggal 1 (satu) lantai, digunakan sebagai rumah sewa. Dalam proses perancangan ini harus tercipta suasana nyaman sehingga user (penghuni) dapat nyaman, santai dan melakukan aktivitas sehari hari di rumah dengn lancar. Bukan hanya indah, sebagai tempat tinggal harus tercipta suasana nyaman sehingga pemilik rumah dapat melakukan aktifitas di rumah tersebut dengan lancar dan nyaman serta aman serta mudah dalam maintenance (=pemeliharaan) baik karena faktor manusia maupun alam (iklim). Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merancang desain rumah tinggal yang baik a.l. : fungsional, estetis, berstruktur yang kuat dan tahan akan iklim/cuaca maupun proses proses biologis. Oleh karena itu, para perencana, pemerhati maupun calon kontraktor perumahan haruslah memperhatikan ketiga aspek tersebut.