Juliana
a:1:{s:5:"en_US";s:27:"Universitas Islam Indragiri";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Beban Kerja Guru Pendidikan Agama Islam Juliana
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada kinerja guru, namun kinerja tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti beban kerja dan disiplin kerja. Beban kerja yang tidak proporsional (berlebihan atau terlalu ringan) berpotensi menimbulkan kelelahan, kebosanan, ketidakmerataan tugas, serta konflik sosial. Sementara itu, disiplin kerja yang rendah dapat menghambat penyelesaian tugas dan merusak citra sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak kedua faktor tersebut terhadap kinerja guru, khususnya dalam konteks Guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Tujuan Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja guru melalui studi literatur, serta mengidentifikasi solusi inovatif untuk mengoptimalkan beban kerja dan kinerja guru. Metode Penelitian ini menggunakan metode Library Research (studi kepustakaan) dengan mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesis data sekunder dari sumber-sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, peraturan perundang-undangan (UU No. 14/2005, PP No. 19/2017), dan publikasi OECD/UNESCO. Hasil dari penelitian ini adalah Beban kerja guru mencakup: perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, bimbingan peserta didik, tugas tambahan (administrasi, wali kelas). Beban tatap muka diatur 24-40 jam/minggu, namun realitasnya mencapai rata-rata 47 jam/minggu akibat tugas non-mengajar (40% total waktu). Dampak beban berlebihan dapat menurunkan kualitas interaksi edukatif, burnout, gangguan work-life balance, serta pengurangan waktu persiapan materi. Disiplin kerja menjadi penentu penyelesaian tugas seperti ketidakteraturan berpotensi merusak kinerja dan citra sekolah. Dengan demkian, beban kerja dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Beban berlebihan mengakibatkan penurunan kualitas pembelajaran, sementara disiplin kerja yang optimal menjadi kunci pencapaian tujuan pendidikan.