Sahrani
Universitas Islam Indragiri

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penggunaan, Penghapusan, Penataan Sarana Dan Prasarana Pendidikan Sahrani; Darma Yanti; Mazidaturrahmi
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana pendidikan memegang peranan vital dalam menunjang proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, strategi penggunaan, penghapusan, dan penataan sarana dan prasarana menjadi faktor kunci yang tidak dapat diabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi-strategi yang diterapkan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di lembaga-lembaga pendidikan formal seperti sekolah maupun lembaga non-formal seperti pondok pesantren. Strategi penggunaan mencakup optimalisasi fungsi dan pemeliharaan sarana prasarana agar mendukung aktivitas pembelajaran secara maksimal. Strategi penghapusan difokuskan pada prosedur dan kebijakan dalam menilai kelayakan barang yang sudah tidak dapat digunakan atau tidak relevan lagi dengan kebutuhan pembelajaran, agar tidak menimbulkan beban administratif maupun biaya pemeliharaan yang sia-sia. Sementara itu, strategi penataan berhubungan dengan sistematika pengelolaan tata letak, pengelompokan fasilitas, dan pencatatan administrasi agar mendukung efisiensi dan kenyamanan dalam pemanfaatannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa institusi pendidikan yang menerapkan strategi penggunaan, penghapusan, dan penataan sarana prasarana secara terencana dan berkelanjutan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, efisiensi operasional, serta memperkuat tata kelola lembaga. Oleh karena itu, diperlukan komitmen pimpinan, perencanaan strategis, serta monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan agar pengelolaan sarana dan prasarana benar-benar berdampak positif terhadap mutu pendidikan.