Muhammad Habib Al Muqsith
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN STORYLINE & LABEL INFORMASI RUANG KESEHARIAN MAJAPAHIT UNIT PENGELOLAAN INFORMASI MAJAPAHIT Muhammad Habib Al Muqsith; Asidigisianti Surya Patria
Desgrafia Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Desain Grafis Aplikatif
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mempunyai ribuan peninggalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai situs warisan budaya yang tersebar di seluruh Indonesia. Trowulan diyakini merupakan bekas kota Kerajaan Majapahit atau nenek moyang Nusantara. Unit Pengelolaan Informasi Majapahit merupakan sebuah museum yang terletak di sisi kanan jalan pada simpang Trowulan di Mojokerto. Unit Pengelolaan Informasi Majapahit menyimpan peninggalan Kerajaan Majapahit dan peninggalan bersejarah lain yang berada di wilayah Jawa Timur. Namun di lingkungan Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, informasi menjadi salah satu faktor yang membuat kenyamanan dalam berwisata kurang maksimal. Dengan banyak koleksi benda peninggalan yang dimiliki oleh Unit Pengelolaan Informasi Majapahit, tentunya sistem media informasi sangatlah penting bagi para pengunjung agar dapat mengakses informasi yang ada, sekaligus sebagai penunjang eksplorasi wisata. Dari latar belakang masalah diatas, metode perancangan yang tepat pada perancangan ini ialah metode 5W+1H. Melalui metode ini dapat disimpulkan bahwa Unit Pengelolaan Informasi Majapahit mengalami kendala dalam menginformasikan koleksi benda peninggalan kepada pengunjung, sehingga membuat pengunjung kurang nyaman dalam berwisata. Maka dari itu diperlukan storyline dan label informasi. Storyline akan dipajang di dinding, sedangkan label informasi akan diletakkan disamping koleksi benda peninggalan. Dengan adanya storyline dan label informasi, akan mempermudah pengunjung dalam menggali informasi mengenai sejarah dan koleksi benda peninggalan yang ditampilkan ditempat tersebut.